Men-tweet Soal Kematian, Elon Musk Diomeli Mamanya

Men-tweet Soal Kematian, Elon Musk Diomeli Mamanya

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Selasa, 10 Mei 2022 10:45 WIB
NEW YORK, NEW YORK - MAY 02: (L-R) Maye Musk and Elon Musk attend The 2022 Met Gala Celebrating
Maye Musk dan anaknya Elon Musk di Met Gala (Foto: Getty Images via AFP/JAMIE MCCARTHY)
Jakarta -

Elon Musk adalah orang terkaya di dunia, tapi tetap saja dia takut dengan ibunya. Dia diomeli gara-gara tweet soal kematian.

CEO Tesla ini memang baru bikin heboh di Twitter karena tweetnya. Elon bilang, "Kalau saya mati dalam kondisi misterius, senang sudah mengenal Anda."

Tweetnya dalam 1,6 juta likes, 162,1 ribu retweet dan 37,8 ribu quote tweet. Banyak komentar pro dan kontra dari netizen kepada Elon Musk.

Tapi ada satu tweet yang membuat Elon Musk buru-buru memperbaiki ucapannya. Itu adalah komentar dari sang ibunda, Maye Musk.

"Itu tidak lucu," kata Maye Musk dengan emoticon marah seperti dilihat detikINET, Selasa (10/5/2022).

Elon pun langsung minta maaf kepada ibunya. "Sorry! Aku akan melakukan yang terbaik untuk tetap hidup," kata Elon.

Elon memang tokoh berpengaruh di dunia. Namun dia sangat dekat dan menyayangi ibunya Maye Musk. Bisa dibilang, sang ibu punya pengaruh besar dalam hidup Elon Musk.

Terakhir, Elon Musk membawa sang ibu ke Met Gala. Maye Musk adalah seorang penulis, pakar diet dan model fashion senior.

Terkait dengan tweet soal kematian, Elon Musk berkicau seperti itu kemungkinan karena adanya ancaman dari media di Rusia. Seperti diketahui, Elon Musk membantu akses internet Ukraina dan militernya melalui satelit Starlink milik SpaceX.

Bantuan itu dirasa sangat membantu warga Ukraina yang kehilangan akses internet karena serangan Rusia. Bahkan pihak militer juga memanfaatkannya, misalnya untuk memandu perangkat drone untuk menyerang militer Rusia.

Seperti dikutip detikINET dari NDTV, Senin (9/5) hal itu tentu membuat Rusia tidak senang. Dmitry Rogozin, bos lembaga antariksa Rusia Rocosmos, melontarkan ancamannya kepada Elon Musk yang dimuat di media Rusia.

"Elon Musk terlibat mensuplai kekuatan fasis di Ukraina dengan peralatan komunikasi militer. Untuk ini, Elon, kamu akan menanggung akibatnya," kata dia.

Di sisi lain, kepolisian di sejumlah negara Eropa lagi bingung dengan beberapa kasus kematian keluarga konglomerat Rusia di negara mereka. Tidak diketahui apakah kejadian ini juga melatari tweet Elon soal kematian atau tidak.

Simak Video 'Waduh, Elon Musk Berkicau soal Kematiannya':

[Gambas:Video 20detik]



(fay/fyk)