Elon Musk Tawarkan Internet Starlink untuk Bantu Warga Tonga

Elon Musk Tawarkan Internet Starlink untuk Bantu Warga Tonga

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 22 Jan 2022 11:00 WIB
Elon Musk
Elon Musk Tawarkan Internet Starlink untuk Bantu Warga Tonga Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI
Jakarta -

Elon Musk menawarkan terminal internet Starlink untuk Tonga, setelah negara kepulauan itu mengalami bencana erupsi gunung berapi dan tsunami yang menyebabkan putusnya komunikasi dengan dunia luar.

Musk menawarkan bantuannya lewat cuitan balasan terhadap artikel Reuters tentang internet Tonga yang masih terputus. Ia merujuk pada Starlink, layanan internet satelit yang ditawarkan oleh SpaceX.

Pengguna yang memiliki terminal Starlink aktif bisa terhubung dengan konstelasi satelit yang ada di orbit untuk mendapatkan layanan internet broadband. Konstelasi Starlink terus dikembangkan dan baru-baru ini SpaceX meluncurkan 1.900 satelit tambahan.

"Bisakah orang-orang dari Tonga memberi tahu kami jika penting bagi SpaceX untuk mengirimkan terminal Starlink?" tulis Musk dalam cuitannya, seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (22/1/2022).



Cuitan Musk tersebut langsung viral dan disambut dengan antusias oleh warga Tonga dari seluruh dunia yang berharap bisa segera menghubungi keluarganya dan mengerahkan bantuan. Politisi Tonga Lord Fusitu'a juga merespons cuitan Musk dan meminta bantuan untuk mengatasi masalah komunikasi.

"Telepon dan data benar-benar tumbang dengan kabel bawah laut terputus. Saya memiliki pesawat membagikan ham radio untuk komunikasi dasar tapi @starlink sangat penting," kata Fusitu'a.

Spesialis komunikasi Tonga Josephine Latu-Sanft juga menyambut baik cuitan Musk. Ia menyarankan memberikan bantuan internet satelit untuk warga sampai kabel bawah laut pulih, kemudian bekerjasama dengan mitra untuk membangun infrastruktur komunikasi yang lebih kuat di kawasan Pasifik.

Anggota parlemen Selandia Baru Shane Reti juga menuliskan surat resmi kepada Musk dan SpaceX yang isinya meminta bantuan internet satelit untuk petinggi dan warga Tonga.

Dalam balasannya lewat Twitter, Musk menjawab: "Ini adalah hal yang sulit untuk kami lakukan saat ini, karena kami tidak memiliki cukup satelit dengan link laser dan sudah ada geo sat yang melayani wilayah Tonga. Itu sebabnya saya meminta konfirmasi yang jelas."

Saat ini komunikasi di Tonga masih tumbang, kecuali untuk telepon satelit dan akses internet terbatas untuk petinggi pemerintahan dan media.

Tesla dan SpaceX, dua perusahaan milik Musk, saat ini juga tidak memiliki keberadaan yang signifikan di Tonga atau negara Pasifik lainnya, kecuali untuk panel surya Tesla yang digunakan untuk proyek energi terbarukan di beberapa pulau.



Simak Video "SpaceX Luncurkan Roket Yang Berisi 53 Satelit Starlink Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/afr)