Dahsyatnya Letusan Gunung Berapi Tonga, Bom Atom Pun Minder

Dahsyatnya Letusan Gunung Berapi Tonga, Bom Atom Pun Minder

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 21 Jan 2022 09:15 WIB
Letusan gunung berapi Tonga dilihat dari luar angkasa
Letusan gunung berapi Tonga yang dahsyat. Foto: dok. Maxar Technologies
Jakarta -

Letusan gunung berapi bawah laut di dekat Tonga memang menyeramkan. Periset di NASA pun mengestimasi bahwa kekuatan erupsi itu jauh melebihi bom atom yang dahulu meluluhlantakkan Hiroshima di akhir Perang Dunia II.

"Kami mendapatkan angka yang setara dengan 10 megaton TNT," kata James Garvin, Chief Scientitsi di NASA's Goddard Space Flight Center yang dikutip detikINET dari NPR.

Artinya, kekuatan letusan gunung berapi Tonga 500 kali lebih dahsyat dibandingkan bom atom Hiroshima. Begitu dahsyatnya sehingga letusan itu bahkan terdengar sampai sejauh wilayah Alaska.

Menurut Michael Poland, pakar geofisika di US Geological Survey, erupsi ini kemungkinan adalah salah satu peristiwa paling keras suaranya yang pernah terjadi di Bumi dalam satu abad terakhir.

"Mungkin saja peristiwa ini adalah erupsi paling keras sejak letusan gunung berapi Krakatau di Indonesia pada tahun 1883," kata Poland.

Garvin meyakini bagian terburuk dari letusan ini bagi Tonga mungkin sudah berakhir, setidaknya pada saat ini. "Jika seperti yang terjadi pada erupsi vulknanis semacam ini sebelumnya, maka kita tidak akan lagi melihat letusan semacam itu untuk sementara waktu," kata dia.

Gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai diketahui mengalami beberapa kali erupsi dalam beberapa tahun belakangan. Material vulkanik Hunga Tonga-Hunga Ha'apai kabarnya hingga menembus permukaan laut saat terjadi letusan di tahun 2009.

Letusan terbarunya yang terjadi Sabtu (15/1), tak hanya menyebabkan gelombang tsunami di Tonga, tetapi juga berdampak di seluruh Pasifik. Peringatan tsunami pun dikeluarkan beberapa wilayah Selandia Baru, Jepang, dan Amerika Serikat.

Gelombang tertinggi yang teramati adalah 120 cm di Pulau Amami Oshima di Prefektur Kagoshima, diikuti oleh gelombang 110 cm di Pelabuhan Kuku di Prefektur Iwate.



Simak Video "Penjelasan Ahli soal Ledakan Gunung Api Bawah Laut Tonga"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)