Karyawan Terpapar COVID-19, Apple Tutup Sementara Tiga Toko Ritel

Karyawan Terpapar COVID-19, Apple Tutup Sementara Tiga Toko Ritel

Josina - detikInet
Jumat, 17 Des 2021 06:52 WIB
A demonstration of the newly released Apple products is seen following the product launch event at the Steve Jobs Theater in Cupertino, California, U.S. September 12, 2018. REUTERS/Stephen Lam
Foto: Stephen Lam/Reuters
Jakarta -

Apple dilaporkan telah menutup sementara tiga toko fisiknya di kawasan Amerika Serikat dan Kanada. Penyebabnya karena ada peningkatan kasus virus COVID-19 termasuk dari karyawan toko Apple yang juga terpapar.

Menurut laporan Bloomberg, toko tersebut berlokasi di Annapolis (Annapolis Mall), Miami (Brickell City Centre) dan ibu kota Kanada Ottawa (Rideau Centre), Ketiganya akan tetap tutup hingga 18 Desember atau 19 Desember 2021.

Tidak disebutkan berapa banyak karyawan Apple yang terjangkit COVID-19. Dalam pernyataannya raksasa teknologi asal Cupertino ini mengaku secara teratur memantau kondisi pandemi dan memiliki inisiatif keamanan toko komprehensif yang mencakup pemeriksaan kesehatan harian, masker, pembersihan ekstra, dan cuti sakit berbayar.

Semua karyawan ataupun pekerja harus menjalani tes COVID-19 sebelum mereka kembali beraktifitas. Belum ada kepastian sampai kapan penutupan akan berlanjut sebagaimana dilansir detiKINET dari The Verge.

Namun, dengan meningkatnya tingkat infeksi dan ketidakpastian seputar varian baru Omicron, tidak mengherankan jika ada kembali gelombang baru.



Simak Video "Cara Pemakaian Adaptor Charger Dual Port USB-C Apple"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)