6 Startup Lulus Program Grab-BRI Ventures, 3 di Antaranya Raih Pendanaan

6 Startup Lulus Program Grab-BRI Ventures, 3 di Antaranya Raih Pendanaan

Alfi Kholisdinuka - detikInet
Kamis, 25 Nov 2021 20:30 WIB
6 Startup Lulus Program Grab-BRI Ventures, 3 di Antaranya Raih Pendanaan
Foto: Dok. Grab Indonesia
Jakarta -

Program akselerator Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 4 x Sembrani Wira telah meluluskan 6 startup Indonesia, yaitu Cooklab, Crewdible, Dagangan, iSeller, majoo, dan Octopus. Tiga di antaranya berhasil meraih pendanaan.

Tiga startup tersebut adalah iSeller yang bergerak dalam bidang omni-channel platform untuk UMKM, meraih pendanaan pre-series B. Dagangan, social commerce pendistribusian barang di pedesaan meraih pendanaan series A, serta majoo, platform pengelolaan bisnis UMKM yang berhasil meraih pendanaan pre-series A.

Dalam program hasil kerja sama antara Grab bersama BRI Ventures ini, keenam startup finalis telah merampungkan pelatihan, bimbingan dari mentor terkemuka, dan menguji coba produk atau ide bisnis baru di ekosistem Grab selama 16 minggu. Bertema 'Scaling Up Together: Empowering Startup, Supporting Micro Entrepreneurs', para startup dibimbing untuk bisa mengembangkan bisnisnya dan memberi dampak bagi transformasi digital UMKM dan ekonomi digital di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate juga menilai startup digital kini menjadi salah satu kunci percepatan transformasi digital di Indonesia. Dia menambahkan bahwa program GVV Batch 4 x Sembrani Wira ini menjadi salah satu contoh nyata dukungan dari ekosistem startup Indonesia untuk melahirkan startup berprestasi.

"Saya berharap kehadiran 6 startup lulusan (GVV Batch 4 x Sembrani Wira) ini dapat semakin memperkuat ekosistem ekonomi digital Indonesia, menciptakan efek turunan yang produktif bagi pertumbuhan nasional yang akseleratif, inklusif, dan berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan tertulis Grab, Kamis (25/11/2021).

Dari segi UMKM, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki juga menambahkan peran startup teknologi telah banyak mengeksplorasi perkembangan UMKM secara digital. Mereka dapat menjadi katalis maupun aggregator bagi UMKM untuk naik kelas.

"Pemerintah telah menargetkan adanya 30 juta UMKM digital hingga tahun 2024. Kehadiran startup berprestasi yang memberikan kontribusi bagi UMKM, diharapkan bisa mendukung terwujudnya komitmen ini, sekaligus mendorong perkembangan ekonomi digital," ungkap Teten.

Halaman Selanjutnya: 6 Startup Kolaborasi Bareng Grab