Terungkap, Ini Jurus Jack Ma Redam Kemarahan Xi Jinping

Terungkap, Ini Jurus Jack Ma Redam Kemarahan Xi Jinping

Tim - detikInet
Selasa, 09 Nov 2021 13:02 WIB
Jack Ma menghilang dari pandangan publik. Sebelumnya pemilik Alibaba dan Ant Group itu mengkritik regulator China pada konferensi di Shanghai pada Oktober 2020.
Jack Ma. Foto: AP Photo
Jakarta -

Jack Ma yang dulu dikenal sebagai pebisnis ulung, pembicara yang inspiratif dan tentu saja sosok flamboyan. Akan tetapi kini dia sudah berbeda yang mungkin adalah sebagai jurusnya untuk meredam kemarahan presiden China, Xi Jinping.

Misi baru Jack Ma sepertinya adalah untuk membantu pendidikan di pedesaan China dan juga para petani. Hal ini ia tuliskan secara khusus dalam surat yang dikirim pada Xi Jinping.

"Dia menulis secara langsung pada Xi di awal tahun ini untuk menawarkan pengabdian seluruh hidupnya untuk mendidik warga pedesaan, menurut sumber pemerintah yang mengatakan sang presiden membicarakan surat itu," tulis Reuters yang dikutip detikINET.

Tidak bisa dipastikan apakah Xi Jinping menerima tawaran tersebut, namun bisa jadi demikian. Terbukti kemudian, Jack Ma giat mempelajari teknologi untuk membantu berkembangnya pertanian dan dia bebas bepergian ke luar negeri.

Pada 1 September, ia terlihat mengunjungi lahan pertanian di Provinsi Zhejiang. Kemudian, Jack Ma mengunjungi negara-negara di Eropa untuk mempelajari teknologi pertanian di sana sambil liburan.

Dilaporkan oleh media Hong Kong yang juga milik Alibaba, South China Morning Post, Jack Ma berkunjung ke Belanda untuk mengunjungi institusi riset yang bergerak di bidang teknologi pertanian. Di Spanyol, Jack Ma juga menyempatkan diri melakukan hal yang sama.

SCMP mempublikasikan beberapa foto Jack Ma di Belanda. Ia antara lain terlihat mengenakan pakaian pelindung berwarna putih dan memegang pot. Di foto ketiga, Jack Ma mengenakan jeans dan hoodie sambil mengamati teknologi alumunium buatan BOAL Systems.

Apa sebenarnya misi Jack Ma dengan melakukan hal tersebut? Kabarnya, dia ingin memadukan teknologi cloud computing, big data, serta artificial intelligence milik Alibaba untuk membantu modernisasi pertanian China. Mungkin Xi Jinping telah merestuinya.

Halaman selanjutnya, Xi Jinping marah karena Trump>>>

Lihat juga Video: Jack Ma yang Kalem di Kemunculan Perdananya Usai Menghilang

[Gambas:Video 20detik]



Seperti diberitakan, Oktober 2020 Jack Ma mengkritik sistem keuangan pemerintah China, yang membuat dia dijegal pemerintahan Xi Jinping. Perusahaannya Alibaba dan Ant Group ditekan dan didenda, dan Jack Ma tak lagi muncul di publik.

Namun terungkap bahwa Xi Jinping kabarnya sudah cukup lama menjadi tak suka dengan sosok Jack Ma. Apa alasannya?

Tahun 2017, Jack Ma berkunjung ke Amerika Serikat dan bertemu dengan presiden kala itu, Donald Trump. Mereka berbincang akrab dan Jack Ma berjanji membuka sejuta lapangan pekerjaan bagi warga Amerika.

Nah menurut sumber Reuters yang dikutip detikINET, pertemuan itu tidak disukai oleh pemerintah China. Pejabat China memberitahu Alibaba bahwa Beijing tidak suka Jack Ma bertemu Trump tanpa izin terlebih dahulu.

Terlebih kala itu, Trump mulai sering mengkritik China mengambil pekerjaan orang Amerika. Empat sumber terkait meyakini, itulah titik balik di mana relasi Jack Ma dengan Beijing mulai rusak. Akan tetapi kala itu, belum ada tindakan tegas.

Jack Ma masih keliling dunia dan bertemu para sosok penting. Ia juga sering menerima tamu VIP di markas besar Alibaba. Ma menganggap bahwa rentetan meeting tersebut justru adalah diplomasi tidak resmi bagi China dan dia senang melakukannya.

Waktu berlalu, Jack Ma akhirnya kena batunya usai pidatonya tersebut. "Karena Jack Ma terlalu provokatif, tidak sejalan dengan pendekatan baru pemerintahan Xi Jinping, dia tentu adalah target alami bahwa perubahan besar sudah dimulai," kata Duncan Clark, mantan penasihat Jack Ma.

(fyk/fyk)