Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Diskusi VoIP di detikINET
Halo-Halo ke Amerika, Waiting-List, Hingga 'Ambon'
Diskusi VoIP di detikINET

Halo-Halo ke Amerika, Waiting-List, Hingga 'Ambon'


- detikInet

Jakarta - Yuk, kita buat sentral telepon sendiri, biar bisa berhalo-halo dengan murah-meriah. Demikian seruan yang berulang-kali disampaikan oleh Onno W. Purbo, dalam acara Demo dan Tutorial VoIP yang diselenggarakan oleh detikINET.Onno, dengan gayanya yang khas, bak seorang pesulap melakukan serangkaian demo instalasi dan penggunaan perangkat Voice over Internet Protocol (VoIP). Para peserta pun disodorkan dengan berbagai contoh kasus nyata, Onno menghubungi beberapa nomor telepon di dalam dan luar negeri menggunakan perangkat VoIP, tanpa menggunakan saluran telepon konvensional. Onno pun mendemokan tentang cara mendapatkan nomor telepon VoIP menggunakan nomor telepon dari Inggris ataupun Amerika.Alat yang digunakan oleh Onno tergolong canggih, dipinjamkan oleh Linksys (Divisi Cisco Systems Inc.) Indonesia. Alat tersebut adalah Linksys SPA9000 dan SPA941.AntusiasPeserta pun antusias menyimak, pertanyaan bagai tak putus disampaikan sejak acara dimulai pukul 09.15 WIB. Dalam dua sesi kelas yang terpisah, Sabtu (25/3/2006) dan Selasa (28/3/2006), diskusi bahkan sampai harus molor hingga pukul 14.30 WIB, dari rencana usai pukul 13.00 WIB. Beberapa peserta bahkan ada yang sengaja datang dari jauh, untuk bisa mengikuti kelas tersebut. Ambon, adalah salah satu kota terjauh tempat asal keberangkatan salah seorang peserta ke ruang diskusi detikINET. Menurut Maurits Wattimena, peserta yang langsung datang dari Ambon tersebut, tujuannya mengikuti acara kali ini adalah untuk mengembangkan sistem telekomunikasi yang murah-meriah di tempatnya bekerja.Tak cuma dari sisi teknisnya saja, para peserta juga mendapatkan overview yang cukup mendalam tentang tren dan prospek bisnis berbasiskan VoIP. Materi tersebut disampaikan oleh Hermanudin, Manager Pengembangan Produk dan Jasa Indosat-M2. Sebagai sebuah penyedia jasa Internet dan Multimedia yang terkemuka, beberapa layanan Indosat-M2, termasuk yang berbasis teknologi VoIP, dibuka blak-blakan. Para peserta pun diberikan kesempatan untuk langsung praktek 'mencicipi' layanan VoIP unggulan Indosat-M2 tersebut. Indosat-M2, yang merupakan salah satu sponsor acara, memberikan overview di sesi awal kelas yang dimulai pukul 09.15 WIB tersebut. Setelah overview tersebut, dilanjutkan dengan materi pengenalan tentang layanan VoIP Rakyat yang digagas oleh tim ICT Centre - Jakarta. Materi dibawakan oleh Anton Rahardja, pihak yang terlibat langsung dengan pengembangan VoIP Rakyat tersebut. Anton juga aktif memberikan informasi tambahan pada sesi materi yang dibawakan oleh Onno.Waiting-ListPada awalnya, untuk materi VoIP hanya akan dibuka kelas saja pada Sabtu (25/3/2006). Kapasitasnya pun dibatasi hanya 25 peserta, demi efektifitas dinamika diskusi. Tetapi ternyata peserta yang mendaftar di luar perkiraan, sehingga diputuskan untuk membuat kelas tambahan, pada Selasa (28/3/2006).Meskipun sebenarnya sudah dibuka dua kelas, ternyata masih banyak calon peserta yang masuk dalam waiting list. Menurut data dari divisi TicketBox detikcom, setidaknya tercatat ada sekitar 60-an calon peserta yang belum bisa mengikuti kelas yang disediakan. Bahkan beberapa diantara peserta sempat menyampaikan kepada detikINET, telat sehari saja dia melakukan proses online booking, langsung habis jatah kursi yang tersedia.Lalu mengapa detikINET tak bergegas menambah kelas lagi? Alasannya, ternyata dibutuhkan waktu yang cukup untuk melakukan proses evaluasi atas aktifitas kelas yang telah berjalan sebelumnya. Sehingga dengan demikian, untuk kelas berikutnya peningkatan layanan dan fasilitas yang diterima oleh peserta akan dapat ditingkatkan. Kapasitas jumlah peserta untuk per kelasnya pun mudah-mudahan dapat ditingkatkan pula.Topik dan pembicaranya pun akan beragam, dengan serangkaian materi yang berbobot tentunya. Beberapa usulan topik terus mengalur masuk melalui e-mail redaksi detikINET. Kalau Anda punya ide untuk topik, materi maupun pembicara, sampaikan kepada kami. Nanti kami yang akan 'memasaknya', sehingga Anda tinggal 'menyantapnya'. TentenganUntuk tiap kelas demo, tutorial ataupun workshop yang diselenggarakan oleh detikINET, para peserta diharapkan tidak pulang dengan tangan kosong. Tentunya selain mendapatkan ilmu dan wawasan, para peserta kami 'wajibkan' untuk menenteng sesuatu ditangannya saat kelas usai.Sertifikat keikutsertaan misalnya, sudah merupakan keharusan bagi detikINET untuk menyediakannya bagi peserta. Bahkan materi dan hand-out dari nara sumber terkait, diupayakan akan dapat diterima dalam bentuk hardcopy dan softcopy. Untuk bentuk softcopy pada kelas VoIP lalu, mitra kami DataScrip memberikan dukungan dengan mencetak CD-ROM eksklusif bagi seluruh peserta. Sebagai sebuah perusahaan yang bergerak dalam layanan solusi bisnis berkualitas, DataScrip berhasil menunjukkan bahwa kualitas suatu produk akan berbanding lurus dengan kepuasan penggunanya. Para peserta kelas demo dan tutorial VoIP pun mendapatkan CD-ROM yang berkelas, baik kemasannya maupun isinya. Untuk isi CD-ROM, tak lain adalah materi-materi dari para nara sumber dan mitra pendukung acara semisal IndosatM2, ICT Centre - Jakarta, Linksys - Cisco dan DataScrip.Beberapa suvenir dari detikINET dan para mitra pun dibagikan. T-shirt, termos minum kecil, voucher akses Internet, penjepit kertas dan lain-lain pun bisa ditenteng pulang oleh sebagian peserta. Sebelum pulang, tentunya makan siang pun dihidangkan. Lumayan, otak terisi, perut kenyang, tangan pun tak melenggang kosong seusai acara.detikINET Platform 3.0detikINET Platform 3.0 merupakan nama salah satu program community service development yang dimotori oleh tim redaksi detikINET. Bentuk acaranya adalah 'off-air', semisal diskusi, workshop, roadshow, dan sebagainya.Adapun program itu sendiri sifatnya adalah 'dari-oleh-untuk' komunitas teknologi informasi (TI Indonesia pada umumnya, dan komunitas pembaca detikINET pada khususnya. Tentu saja dengan didukung oleh mitra terkait. Peran detikINET tak lebih hanyalah sebagai fasilitator.detikINET Platform 3.0 diharapkan dapat terselenggara rutin dalam 1 hingga 3 bulan sekali, disesuaikan dengan animo dan isu yang terus berkembang. Untuk detikINET Platform 3.0 kali ini, yang telah mengulas soal VoIP, adalah masuk pada putaran yang ke-5.Bagi komunitas TI apapun dan dimanapun yang ingin menyelenggarakan suatu diskusi internal ataupun umum, kami siap membantu menyediakan fasilitas ruang diskusi secara cuma-cuma. Atau institusi Anda ingin bekerjasama dengan kami dalam menyusun, melaksanakan atau mempromosikan suatu kegiatan seminar, demo, tutorial atau workshop tentang teknologi informasi (TI)? Dengan senang hati kami siap berdiskusi dengan Anda.Pun bagi mitra yang ingin mensponsori atau mendukung program detikINET Platform 3.0 berikutnya, jangan sungkan untuk langsung menghubungi kami melalui e-mail redaksi(at)detikinet.com detik ini juga!Adapun detikINET Platform 3.0 putaran sebelumnya adalah sebagai berikut:- Putaran 4 (Selasa, 21/02/2006)Diskusi Komunitas Warnet Indonesia- Putaran 3 (Sabtu, 29/01/2006)Diskusi Komunitas Blogger Indonesia- Putaran 2 (Kamis, 26/01/2006)Tutorial Kiat Mengelola Web Server- Putaran 1 (Jumat, 20/01/2006)Diskusi Penyedia Jasa Internet (ISP)Acara Demo dan Tutorial VoIP kali ini turut didukung oleh:(commdev)(dbu) (pl/)







Hide Ads