Pria Ini Punya Tambang Bitcoin Mini, Listrik Nebeng Starbucks

Pria Ini Punya Tambang Bitcoin Mini, Listrik Nebeng Starbucks

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 29 Jul 2021 22:00 WIB
Idan Abada
Idan Abada dan mesin Bitcoin mininya. Foto: CNBC
Los Angeles -

Pria ini ingin mendemokrasi penambangan Bitcoin alias bisa dilakukan banyak orang. Maka dia membuat mesin penambangan Bitcoin mini yang tidak butuh banyak listrik serta cukup murah pula biayanya.

Seperti dikutip detikINET dari CNBC, Idan Abada yang tingggal di San Fernando Valley, Los Angeles, jadi viral setelah memajang di TikTok dirinya memakai mesin itu cukup dengan dicolok listrik di Starbucks.

Biaya pembuatannya adalah sekitar USD 875 atau sekitar Rp 12,6 juta. Mesin tambang ini jelas terlihat berbeda daripada yang sering diperlihatkan, yaitu deretan komputer yang menempati ruangan besar serta boros listrik.

Menurut Abada, mesinnya itu simpel saja, terdiri dari hub USB multi port, kipas pendingin mini, dan 10 stik USB, masing-masing terdapat dua chip penambangan ASIC dari Bitmain.

"Ini adalah salah satu perangkat tambang paling gampang karena hanya butuh sebuah komputer atau laptop. Sumber dayanya oleh USB. Setiap orang pun bisa jadi penambang dan bagian dari dunia kripto," kata Abada.

Abada mulai menambang Bitcoin di kamarnya pada tahun 2015, kemudian membuka toko di 2017. "Aku menyadari susah membeli peralatan untuk menambang Bitcoin, jadi kubuat BitcoinMerch.com. Awalnya kami cuma menjual beberapa perangkat dasar dan kabel," kisahnya.

Kini mereka menjual hardware yang bisa digunakan untuk menambang Bitcoin. Salah satunya NewPac, komponen inti untuk membuat mesin penambangan seperti yang dia pamerkan. Bisnisnya itu cukup sukses dan tahun ini sudah mencapai transaksi senilai USD 428 ribu.

Namun demikian, Abada mengakui karena kecil wujudnya, mesin penambangan itu jelas kurang tenaganya dan tidak bisa diharapkan memperoleh Bitcoin dalam jumlah besar, bahkan walau digabungkan dengan mesin sejenis.

Abada menyebut mesinnya memperoleh sekitar 0,0002478 Bitcoin per bulan. Jika memperhitungkan harga saat ini, berarti nilainya sekitar USD 9,35. Namun demikian, tujuan Abada memang untuk membuat makin banyak orang kenal dengan penambangan Bitcoin.

"Aku sekarang mendedikasikan diri untuk membantu para pemula di seluruh dunia untuk menambang mata uang kripto di rumah mereka sendiri," ucapnya.



Simak Video "El Salvador Negara Pertama yang Jadikan Bitcoin Alat Pembayaran Sah"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)