Apple Tunda WFO Karena Kenaikan Kasus COVID-19

Apple Tunda WFO Karena Kenaikan Kasus COVID-19

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 21 Jul 2021 15:22 WIB
Kantor Apple
Apple Tunda WFO Karena Kenaikan Kasus COVID-19 Foto: Wikipedia
Jakarta -

Apple mengundurkan rencana untuk kembali bekerja di kantor (WFO) setidaknya hingga bulan Oktober. Pengunduran ini diumumkan karena meningkatnya kasus COVID-19 di Amerika Serikat akibat varian delta.

Apple awalnya sudah membagikan rencana untuk karyawannya kembali bekerja di kantor pada awal September. Produsen iPhone tersebut akan menerapkan sistem kerja hybrid yang mengharuskan karyawan untuk masuk kantor tiga hari dalam seminggu.

Berdasarkan laporan dari Bloomberg, kini jadwal tersebut diundur setidaknya satu bulan hingga Oktober. Apple akan mengabari karyawan sebulan sebelum mereka harus kembali ke kantor, seperti dikutip dari The Verge, Rabu (21/7/2021).

Kebijakan WFO yang akan diterapkan Apple merupakan sesuatu yang kontroversial di mata sebagian karyawannya. Beberapa karyawan sampai menuliskan surat terbuka kepada CEO Apple Tim Cook yang isinya meminta agar perusahaan mempertimbangkan sistem kerja dari rumah yang lebih fleksibel.

Tapi petinggi Apple lainnya, seperti SVP of Retail and People Deirdre O'Brien, menegaskan bahwa kolaborasi langsung dan tatap muka merupakan sesuatu yang esensial untuk budaya kerja dan masa depan perusahaan.

Sebelum pandemi, Apple memang agak pelit dalam memberikan izin bagi karyawannya untuk bekerja dari rumah, meski ada beberapa pengecualian. Tapi beberapa karyawan mengkhawatirkan pengecualian ini tidak akan berlaku lagi.

Keputusan Apple untuk kembali ke kantor juga berbeda dengan perusahaan Silicon Valley lainnya yang memberikan kebebasan bagi karyawannya. Seperti Facebook misalnya yang memperkirakan sekitar setengah dari karyawannya akan bekerja remote selama lima sampai 10 tahun ke depan.

Google mengatakan sekitar 20% karyawannya tetap akan bekerja dari rumah bahkan setelah kantor dibuka kembali. Bahkan perusahaan seperti Twitter menawarkan opsi WFH permanen kepada karyawannya.



Simak Video "21 Kantor non-Esensial Pelanggar PPKM Darurat Naik Penyidikan"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)