Marak Hoax COVID, Orang Tua Bisa Terapkan Ini Agar Anak Aman Internetan

Marak Hoax COVID, Orang Tua Bisa Terapkan Ini Agar Anak Aman Internetan

Khoirul Anam - detikInet
Jumat, 16 Jul 2021 04:05 WIB
Close up of a computer keyboard with word of hoax on the red button
Foto: Getty Images/iStockphoto/CreativaImages
Jakarta -

Menggunakan internet secara aman bagi anak-anak menjadi hal yang perlu diperhatikan para orang tua. Belum lagi, di masa pandemi banyak beredar informasi yang tidak valid.

Kominfo menemukan ada 1.670 hoaks terkait COVID-19 berdasarkan penanganan sebaran isi hoaks dari awal 2020 hingga Juni 2021. Penggunaan internet selama pandemi COVID-19 memang mengalami peningkatan. Peningkatan durasi penggunaan internet di Indonesia tahun 2020, yakni 11,6 jam per hari pada remaja dan 10 jam per hari pada orang dewasa.

Studi ini dilakukan kepada 2.933 remaja dan 4.734 orang dewasa berusia 20-40 tahun di 33 provinsi Indonesia. Peningkatan penggunaan internet disebabkan banyaknya aktivitas yang harus dilakukan di dalam rumah, seperti bekerja, proses belajar mengajar, dan seterusnya.

Di samping remaja dan orang dewasa, anak-anak juga menjadi salah satu pengguna internet. Anak-anak biasanya mencari berbagai jenis hiburan di internet.

Meski sebatas mencari hiburan, ada saja kemungkinan anak-anak menemukan konten yang tidak sesuai atau informasi yang tidak valid. Oleh karena itu, peran orang tua dibutuhkan agar anak-anak aman dalam menggunakan internet.

Dilansir dari laman covid19.go.id, berikut ini yang bisa dilakukan orang tua untuk menjaga anak dalam menggunakan internet.

Berkomunikasi dengan terbuka

Berkomunikasi dengan terbuka adalah orang tua perlu menjelaskan tentang penggunaan internet kepada anaknya. Dalam hal ini, orang tua bisa memberi tahu anak-anak cara untuk berinteraksi di dunia maya.

Manfaatkan fitur perlindungan

Fitur perlindungan teknologi biasanya terdapat dalam perangkat yang digunakan dalam mengakses internet. Memanfaatkan fitur ini bisa dengan cara mengatur konten-konten yang layak dihadirkan bagi anak-anak.

Temani anak saat mengakses internet

Dalam poin ini, orang tua yang menemani anak saat mengakses internet adalah dengan memberikan edukasi terkait penggunaan internet. Hal ini juga bisa menjadi bentuk pengawasan orang tua terhadap anak ketika mereka menggunakan internet.

Ajarkan anak untuk tetap berperilaku baik di dunia maya

Dunia maya wujud lain kehidupan sosial, di mana ada pengguna lainnya. Untuk itu, orang tua perlu mengajarkan anak berperilaku baik selama di dunia maya. Perilaku semacam ini bisa merujuk kepada kehidupan sehari-hari di dunia nyata.

Berikan anak ruang untuk berekreasi dan mengekspresikan diri

Penggunaan internet pada anak sering terkesan menyimpan banyak negatif. Demi menghadapi pandangan itu, orang tua harus memberikan ruang berekreasi dan mengekspresikan diri bagi anak dalam menggunakan internet. Namun, orang tua tetap tidak mengabaikan pengawasannya.

Dorong anak untuk melapor jika melihat atau mengalami masalah di internet

Internet merupakan sumber informasi. Namun, informasi di dalam sana belum terbukti kebenarannya. Untuk itu, orang tua dapat meminta anak agar melaporkan jika melihat kabar hoaks di internet.

Selain informasi yang tidak jelas, anak juga diharuskan melaporkan ketika mengalami masalah di internet.

Demikian beberapa tugas bagi para orang tua agar anak bisa lebih aman ketika menggunakan internet. Tugas-tugas tersebut tentunya tidak sulit untuk dijalankan.

Ketika anak-anak mendapatkan keamanan dalam menggunakan internet, mereka pun akan mendapatkan hasil yang positif dari kegiatan tersebut.



Simak Video "Soal Vaksinasi, Polisi: Jangan Takut, di Luar Banyak Hoax"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)