Fakta Menarik Pendiri Twitter: Drop Out Berduit Rp 176 Triliun

Fakta Menarik Pendiri Twitter: Drop Out Berduit Rp 176 Triliun

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 12 Jun 2021 17:00 WIB
Jack Dorsey
Jack Dorsey. Foto: Twitter
Jakarta -

Jack Dorsey adalah salah satu nama mentereng di jagat teknologi. Ia adalah pendiri dan sekarang CEO Twitter serta merangkap pula sebagai CEO perusahaan pembayaran Square.

Dorsey, seperti beberapa dedengkot dunia teknologi semacam Bill Gates, Steve Jobs dan Mark Zuckerberg, tak pernah tamat kuliah. Tapi berkat Twitter dan bisnis lainnya, Dorsey kini diperkirakan berharta USD 12,4 miliar atau di kisaran Rp 176,6 triliun. Simak kisah Dorsey yang menarik berikut ini.

Gemar Komputer Sejak Kecil

Barangkali, salah satu ciri umum para pentolan di dunia teknologi adalah gemar mengutak-atik komputer sejak masa kecil. Demikian juga dengan Jack Dorsey.

Ia lahir pada 19 November 1976 di St Louis, Missouri, Amerika Serikat. Dorsey mengaku sudah diperkenalkan pada komputer sejak usia 8 tahun sehingga sudah akrab dengan teknologi saat masih belia, bahkan bisa dibilang dari kecil sudah jadi 'kutu' komputer.

Pada usia 13 tahun saat menempuh masa SMA, dia mulai melakukan pemrograman. Dua tahun kemudian, dia berhasil menciptakan sebuah software open source untuk mengatur komunikasi taksi yang masih digunakan hingga saat ini.

Dorsey kuliah di Missouri University of Science & Technology, kemudian pindah ke New York University. Dia tak sempat menyelesaikan kuliahnya. Dorsey memilih pindah ke Oakland, California pada tahun 2000. Dia mendirikan perusahaan yang menawarkan software ciptaannya melalui internet.

Cikal Bakal Twitter

Pada suatu hari, Dorsey mendapat ide untuk menciptakan sebuah website yang mewadahi komunikasi singkat secara real time. Yakin idenya bagus, dia mendekati sebuah perusahaan bernama Odeo untuk menawarkan konsepnya.

"Dia datang kepada kami dengan ide bagaimana jika kita bisa berbagi pesan dengan teman secara mudah?," kata Biz Stone, mantan eksekutif Odeo.

Dorsey, Stone dan pendiri Odeo, Evan Williams, akhirnya memutuskan mendirikan perusahaan baru bernama Obvious. Perusahaan ini kemudian berubah namanya menjadi Twitter.

Dalam waktu 2 minggu, Dorsey berhasil membuat website prototipe yang sederhana di mana user bisa memposting pesan dalam 140 karakter. Inilah cikal bakal situs Twitter yang kita kenal sekarang.

Pada tanggal 21 Maret 2006, Jack Dorsey memposting Twitter pertama di dunia. "Just setting up my twttr", tulis Dorsey.