Otter Bisa Gantikan Pengguna Untuk Hadir Rapat di Zoom

Otter Bisa Gantikan Pengguna Untuk Hadir Rapat di Zoom

Josina - detikInet
Jumat, 21 Mei 2021 15:26 WIB
Zoom Cloud Meeting
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Meski ada beberapa perusahaan sudah mulai masuk kantor namun dalam kondisi masih pandemi ini juga banyak perusahaan masih menggunakan layanan konferensi secara online untuk mengadakan rapat salah satunya dengan Zoom.

Dilansir detikINET dari The Verge, Jumat (21/5/2021) perusahaan transkripsi audio Otter memperkenalkan fitur perangkat lunak baru yang disebut Otter Assistant yang akan menghadiri panggilan Zoom atas nama pengguna sebagai peserta rapat dan membuat catatan hasil rapat.

Perusahaan mengatakan alat tersebut berfungsi dengan semua rapat Zoom, bahkan yang pengguna bukan tuan rumahnya. Setelah pengguna menghubungkan Otter.ai ke Google atau Kalender Microsoft, pengguna dapat mengganti panggilan mana yang diinginkan untuk diikuti oleh Otter Assistant melalui aplikasi 'antarmuka Agenda Saya'.

Ini juga memungkinkan untuk menyertakan perangkat lunak dalam panggilan yang sedang berlangsung dengan memasukkan URL pertemuan ke antarmuka yang sama. Pada saat itu, kolega akan melihat Otter Assistant hanya sebagai peserta lain dalam proses tersebut.

Dan meskipun Otter Assistant tidak bisa berpura-pura menjadi Anda, ini akan memungkinkan Anda untuk fokus berbicara dengan kolega Anda alih-alih khawatir tentang menuliskan semua yang mereka katakan.

Pengguna juga tidak perlu khawatir kehilangan sesuatu yang penting jika harus meninggalkan komputer sejenak. Selama rapat atau setelah selesai, Anda dapat membagikan pekerjaan Otter Assistant dengan rekan kerja Anda.

Izin seperti Google Dokumen memungkinkan pengguna memutuskan apakah klien dapat mengedit atau mengomentari transkripsi. Pengguna juga memiliki opsi untuk menambahkan gambar dan menyorot bagian teks, serta mengirim dokumen ke orang-orang yang tidak hadir dalam rapat.

Otter menyertakan fitur ini dalam paket langganan Bisnisnya, yang dihargai mulai dari USD 20 atau sekitar Rp 286 ribu per bulan per pengguna. Perlu diperhatikan bahwa Zoom menyertakan transkripsi audio, tetapi itu juga merupakan fitur berbayar.



Simak Video "KuTips: WFH Bebas Pegal, Coba Posisi Duduk Ini Yuk!"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)