Heboh Domain Google Dibeli Orang Cuma Rp 42 Ribu

Heboh Domain Google Dibeli Orang Cuma Rp 42 Ribu

Panji Saputro - detikInet
Selasa, 27 Apr 2021 18:30 WIB
Google punya caranya tersendiri untuk memerangi ISIS, yaitu dengan iklan. Raksasa mesin pencari itu akan menampilkan iklan anti ISIS ketika ada penggunanya yang googling soal ISIS ataupun gerakan-gerakan Islam radikal lainnya.
Salah Satu Domain Google dibeli Seseorang Seharga Rp 42 ribu (Foto: Gettyimages)
Jakarta -

Domain Google Argentina dibeli seorang desainer web dengan harga USD 2,90 (sekitar 42 ribu rupiah). Pembelian tersebut dilakukan secara legal.

Seorang pengembang web, Nicolas Kurona, telah berhasil membeli salah satu domain Google yakni Google.com.ar. Dia membelinya secara legal setelah menemukan status domain tersebut tidak aktif.

"Saya tidak pernah membayangkan, saat itu saya dapat membelinya," kata Nicolas, dikutip lansir detikINET dari BBC, Selasa (27/4/2021).

Kejadian itu bermula ketika Nicolas mendapatkan informasi terkait Google yang sedang down, melalui pesan Whatsapp dari temannya.

"Saya memasukkan www.google.com.ar ke browser dan ternyata tidak berhasil. Saya pikir sesuatu yang aneh sedang terjadi," kata Nicolas.

Dia memutuskan untuk datang ke Network Information Center Argentina (NIC), organisasi yang bertanggung jawab mengoperasikan domain kode negara Argentina, yakni .ar. Kemudian Nicolas menelusuri Google dan melihat domain Google Argentina tersedia untuk dibeli.

Meskipun awalnya dia berpikir tidak akan berhasil, Nicolas tetap mencobanya dan mengikuti langkah-langkah yang diberikan. Kemudian dia menerima email dengan faktur pembelian domain tersebut.

Saat proses pembelian berhasil, Nicolas terkejut dan kemudian mencoba mengunjungi www.google.com.ar, lalu muncul data pribadi miliknya.

"Saya membeku melihat layar. Saya tidak percaya apa yang baru saja terjadi," kata Nicolas.

Nicolas mengungkapkan bahwa dia tidak pernah memiliki niat buruk. Dia hanya mencoba membelinya ketika hal aneh tersebut terjadi dan ternyata berhasil.

Google pun mengatakan bahwa sebenarnya domain tersebut belum kadaluwarsa dan masih berlaku hingga Juli 2021. Kemudian dengan cepat, domain tersebut akhirnya kembali kepada Google. Namun uang yang telah dikeluarkan oleh Nicolas untuk membeli domain tersebut belum dikembalikan.

Masih menjadi misteri dengan apa yang telah terjadi. Saat ini Google sedang menyelidiki untuk mengetahui penyebabnya.



Simak Video "Bantah Layanannya Down, Begini Penjelasan Google Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)