Mark Zuckerberg Bisa Jadi Musuh Presiden Joe Biden

Mark Zuckerberg Bisa Jadi Musuh Presiden Joe Biden

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 26 Jan 2021 05:45 WIB
Covid-19: Joe Biden keluarkan 10 perintah eksekutif untuk perangi pandemi virus corona
Joe Biden. Foto: BBC World
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat yang baru, Joe Biden, bisa menjadi gangguan tersendiri pada Mark Zuckerberg dan raksasa media sosialnya, Facebook. Bukan tak mungkin regulasi yang nanti bakal diterapkan oleh pemerintahan Joe Biden mempersulit sepak terjang Facebook. Kenapa?

Dulu, Zuckerberg dan Facebook melenggang tanpa kontroversi. Tapi semenjak skandal kebocoran data Cambridge Analytica, maraknya hoax dan tudingan memperkeruh pemilu, Facebook mulai banyak dikritik, demikian pula Zuck selaku pendiri dan CEO-nya.

Pada masa Barack Obama jadi presiden AS dan Biden wakilnya, Gedung Putih dinilai dekat dengan perusahaan dari Silicon Valley, termasuk Facebook. Namun, hoax dan propaganda di Facebook dinilai berperan besar membuat Donald Trump menang Pilpres AS pada tahun 2016.

Biden setahun lalu pada New York Times telah mengungkap ketidaksenangan pada Facebook. "Saya tidak pernah menjadi penggemar Facebook, mungkin Anda sudah tahu. Saya tak pernah juga menjadi fans Mark Zuckerberg. Saya pikir dia adalah masalah yang nyata," cetus Biden saat itu.

Beberapa saat setelah Biden menang dari Trump, dikutip detikINET dari BBC, Selasa (26/1/2021) tim kampanye Biden tetap tak senang dengan maraknya hoax di Facebook.

"Jika Anda pikir Facebook adalah masalah selama pemilu, tunggu sampai Anda lihat bagaimana Facebook merusak tenun demokrasi kita sesudahnya," ujar Bill Russo selaku tim komunikasi Biden.

Zuckeberg juga disebut kurang diterima di mana-mana saat ini. "Dia tidak disambut lagi di pesta dan saya pikir sudah lama begitu. Facebook secara luas dilihat sebagai musuh besar, di antara semua monopoli teknologi," kata Sarah Miller dari American Economic Liberties Project.

Masalah terbesar yang mungkin melanda Facebook dan Zuckerberg adalah kemungkinan dibatalkannya aturan Section 203 yang melindungi perusahaan seperti Facebook digugat terkait konten yang diposting penggunanya. Biden sudah mengutarakan keinginan mencabut aturan itu.

Jika benar terjadi, maka Facebook harus bertanggungjawab terhadap konten apapun yang dipajang penggunanya dan bisa dituntut secara hukum. Hal ini bisa sangat merepotkan Facebook dan Mark Zuckerberg.



Simak Video " Ini Besaran Gaji Joe Biden Jadi Presiden AS"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)