Amazon Buka Layanan Vaksin Massal

Amazon Buka Layanan Vaksin Massal

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 24 Jan 2021 22:02 WIB
SANTA MONICA, CA - SEPTEMBER 6:  The Amazon logo is projected onto a screen at a press conference on September 6, 2012 in Santa Monica, California.  Amazon unveiled the Kindle Paperwhite and the Kindle Fire HD in 7 and 8.9-inch sizes. (Photo by David McNew/Getty Images)
Foto: GettyImages
Jakarta -

Amazon akan membuka klinik vaksinasi COVID-19 di markasnya, di pusat kota Seattle, Washington, Amerika Serikat. Klinik ini akan memvaksin ribuan orang.

Klinik pop up yang buka hanya satu hari di Minggu (24/1/2021) itu, diluncurkan melalui kemitraan antara Amazon dan Virginia Mason Medical Center. Tujuan dari kemitraan ini adalah mengelola 2.000 vaksin bagi anggota masyarakat yang memenuhi syarat melalui rencana distribusi negara bagian.

"Washington menargetkan mencapai 45.000 vaksinasi setiap hari. Negara bagian Washington saat ini berada dalam Fase 1B, yang mencakup siapa pun yang berusia 65 tahun ke atas atau siapa pun yang berusia di atas 50 tahun dalam rumah tangga multigenerasi," kata Gubernur Washington Jay Inslee seperti dikutip dari Business Insider.

Pengumuman penyediaan layanan vaksinasi COVID-19 massal ini disampaikan hanya beberapa hari setelah Amazon menawarkan bantuan pada pemerintahan Presiden AS yang baru dilantik Joe Biden untuk mendistribusikan vaksin.

Amazon berjanji akan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimilikinya untuk memungkinkan sebanyak mungkin orang divaksinasi COVID-19 secara gratis.

Raksasa teknologi lainnya di Washington juga menawarkan lokasi mereka digunakan sebagai tempat layanan vaksinasi. Microsoft yang bermarkas di Redmond khususnya, mempersilakan sebagian besar kampusnya yang kosong untuk digunakan vaksinasi COVID-19 massal. Raksasa software ini juga akan menyediakan ruang dan staf pendukung untuk membantu mengelola vaksin bagi warga Washington.



Simak Video "Logo Baru Aplikasi Amazon Dicibir Mirip Kumis Hitler"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)