Debut Jadi Artis, Putri Pendiri Huawei Dikritik Netizen

Debut Jadi Artis, Putri Pendiri Huawei Dikritik Netizen

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 19 Jan 2021 17:07 WIB
Annabel Yao
Debut Jadi Artis, Putri Pendiri Huawei Dikritik Netizen Foto: Instagram Annabel Yao
Jakarta -

Putri pendiri Huawei Annabel Yao memutuskan untuk tidak bergabung dengan perusahaan keluarganya dan memilih menjadi artis. Tapi keputusannya disambut kritik dari netizen.

Beberapa waktu yang lalu, Yao mengunggah video yang mengumumkan debutnya sebagai setelah bergabung dengan agensi TH Entertainment. Dalam video berdurasi 17 menit itu, putri Ren Zhengfei ini disebut sebagai 'putri yang mendobrak aturan'.

"Saya tidak pernah menganggap diri saya sebagai 'princess'," kata Yao dalam video tersebut, seperti dikutip dari South China Morning Post, Selasa (19/1/2021).

"Saya rasa saya seperti kebanyakan orang seusia saya, saya harus bekerja keras, belajar keras, sebelum saya bisa masuk sekolah bagus. Saya juga kadang-kadang bingung dan harus mencoba banyak hal berbeda untuk menemukan jalan hidup saya yang sebenarnya," sambungnya.

Tidak lama setelah mengunggah pengumuman itu, netizen China ramai-ramai mengkritik Yao karena seolah-olah membuat perjuangan hidupnya sangat berat padahal ia merupakan putri salah satu orang terkaya di China.

"Jika ia debut dengan cara yang sederhana, menyembunyikan identitasnya, dan mendapatkan rasa hormat dari penonton, menurut saya itu mengagumkan. Sayangnya, sebelum kita bisa melihat kepribadian dan bakatnya, seluruh dunia sudah tahu siapa ayahnya," kata seorang netizen.

"Bisakah putri Ren memiliki penggemar? Apa yang akan mereka suka darinya? Ia tidak akan memberikan kalian ponsel gratis, atau uangnya tidak akan menjadi uangmu," ucap netizen lainnya.

Yao merupakan putri pendiri Huawei Ren Zhengfei dengan istri keduanya Yao Ling. Ia merupakan penari balet yang ulung, dan diterima sebagai murid di Royal Academy of Dance di Inggris saat usianya 15 tahun.

Setelah itu Yao melanjutkan pendidikannya di Harvard University untuk mempelajari ilmu komputer. Saat menginjak usia 20 tahun, Yao mengikuti Le Bal des D├ębutantes di Paris, sebuah event kelas atas eksklusif yang hanya diikuti oleh putri-putri aristokrat di seluruh dunia.

Selain karena ucapannya dalam video itu, Yao juga dikritik karena waktu debutnya yang dianggap tidak tepat. Saat Yao mengumumkan debutnya, saudari tirinya Meng Wanzhou yang juga CFO Huawei menghadapi pengadilan di Kanada, di mana ia mengaku telah menerima lima atau enam ancaman pembunuhan yang dikirim ke kediamannya.

Beberapa netizen mengatakan dua putri pendiri Huawei memiliki nasib yang jauh berbeda. Beberapa menganggap Meng sebagai gadis yang malang karena ditahan sebagai sandera politik.

"Sebuah kontras, kakak perempuannya menderita di luar negeri sementara yang lebih muda membuat debut besar-besaran," kata seorang netizen.

Dalam video tersebut, Yao juga berbicara tentang hubungannya dengan Meng. Wanita berusia 23 tahun ini mengatakan ia sering mendapatkan kritik dari orang-orang yang membandingkannya dengan Meng.

"Saya sering memikirkan kenapa mereka mengatakan hal negatif tentang saya dan kenapa semua orang menyukai saudara saya tapi bukan saya. Saya akan menggunakan suara-suara keraguan ini sebagai kekuatan pendorong saya untuk bergerak maju," ucap Yao.



Simak Video "Wujud Ponsel Premium Huawei P50 dan P50 Pro"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fyk)