Trump Akhirnya Kalah Perang Medsos Lawan Biden

Terpopuler Sepekan

Trump Akhirnya Kalah Perang Medsos Lawan Biden

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Sabtu, 16 Jan 2021 19:23 WIB
Ketegangan terjadi saat tanya jawab yang diselenggarakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dengan wartawan CNN. Hal itu dipicu dari pertanyaan sang jurnalis terkait isu imigran illegal.
Donald Trump (Foto: Reuters)
Jakarta -

Blokir demi blokir media sosial dihadapi Donald Trump di akhir masa jabatannya sebagai Presiden AS. Joe Biden kini sah menguasai lini masa.

Pemblokiran akun medsos Donald Trump mendapat momennya saat kerusuhan di Gedung Capitol saat rapat Kongres untuk pengesahan Joe Biden sebagai presiden baru Amerika. Di titik itulah Trump mulai kehilangan legitimasinya di dunia maya.

Drama ini pun menjadi pemberitaan yang ramai diikuti netizen sepanjang minggu ini. Maklum, seprovokatif apapun postingan Donald Trump, dia memiliki keistimewaan sebagai pejabat publik.

Namun, muncul desakan publik usai kerusuhan di Gedung Capitol. Inilah langkah-langkah yang diambil setiap platform:

1. Twitter

Twitter mengunci akun Donald Trump selama 12 jam pada Kamis (7/1). Kemudian pada Sabtu (9/1) Twitter membungkam akun Donald Trump selamanya. Alasannya, Twitter mengkhawatirkan akan ada provokasi yang memicu kerusuhan bersenjata.

Ini adalah keputusan yang disambut gembira oleh netizen. Ketika @realDonaldTrump dibungkam, Trump sempat memakai akun @POTUS, akun resmi Presiden AS secara kelembagaan. Namun lalu Twitter pada Minggu (10/1/) secara tegas melarang Trump bikin akun baru.

Kemudian pada Rabu (13/1) Twitter menangguhkan ribuan akun terkait konspirasi QAnon, kelompok sayap kanan pendukung Trump. Sebagai gantinya, giliran Joe Biden diberikan kesempatan oleh Twitter memakai akun baru sebagai Presiden Amerika terpilih.

Biden akan punya akun @PresElectBiden. Ibu negara pakai akun @FLOTUSBiden. Akun @POTUS sebagai kelembagaan juga tetap ada, dialihkan dari Trump ke Biden pada 20 Januari 2021.

Selain itu, Twitter juga akan mentransfer akun @WhiteHouse, @VP, @FLOTUS, @PressSec, @Cabinet, dan @LaCasaBlanca ke pemerintahan Biden pada hari pelantikan presiden.

Drama Twitter lawan Trump sepertinya memang yang paling panjang. Tapi platform lain tidak kalah serunya.

2. Youtube

Pada Rabu (13/1) YouTube menangguhkan akun Donald Trump. YouTube mengatakan Trump mengunggah konten yang melanggar aturannya yang kini telah dihapus dan akunnya langsung ditangguhkan.

Penangguhan ini baru bersifat sementara atau strike satu dari batas 3 strike. Setelah kericuhan di Gedung Capitol, YouTube mengumumkan mereka akan langsung memberikan strike satu dan menangguhkan akun yang mengunggah video yang mengklaim hasil Pilpres AS telah dicurangi.

Halaman selanjutnya: Facebook sampai Snapchat...



Simak Video "Usai Akunnya Diblokir, Trump Tuduh Platform Medsos Pecah Belah Bangsa"
[Gambas:Video 20detik]