Menkominfo: Jangan Perkeruh Suasana dengan Sebar Hoax Sriwijaya Air

Menkominfo: Jangan Perkeruh Suasana dengan Sebar Hoax Sriwijaya Air

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 09 Jan 2021 20:08 WIB
Sriwijaya Group Buka 2 rute baru
Salah satu pesawat Sriwijaya Air. Foto: detikFoto
Jakarta -

Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenaran dan juga sumbernya alias hoax terkait pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang hilang kontak, Sabtu (9/1/2021).

Disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, masyarakat agar saat ini mendukung upaya yang tengah dikerjakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Basarnas, KNKT, Kementerian/Lembaga terkait, dan Sriwijaya Air dalam menangani musibah yang terjadi.

"Cara mendukung yang juga bermanfaat adalah dengan membatasi diri dan tidak menyebarkan hoax, berita palsu dan berita yang tidak benar, dan agar mengacu pada berita atau informasi yang berasal dari sumber otoritas resmi," ujar Menkominfo kepada detikINET.

Menkominfo mengatakan bahwa Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan seluruh jajarannya sudah merespon dengan membuka posko dan memberikan keterangan resmi pada malam ini.

Pada kesempatan ini, Menkominfo juga menyampaikan duka cita atas musibah atas pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute penerbangan Jakarta-Pontianak yang hilang kontak usai lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta siang tadi.

"Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam dan mendoakan semoga penumpang dan awak pesawat mendapat perlindungan dan pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa. Para keluarga penumpang tetap dikuatkan dalam musibah kecelakaan ini," ucap Johnny.

Mengenai peristiwa ini, aplikasi dan website FlightRadar24 yang biasa memantau rute penerbangan di seluruh dunia pun melaporkan perkembangan soal pesawat tersebut.

"Kami mengikuti laporan hilangnya Boeing 737-500 di Indonesia. Kami harap punya lebih banyak informasi lagi," tulis FlightRadar24 di Twitter.

Mereka menyebutkan bahwa pesawat itu kehilangan ketinggian sampai 10 ribu kaki dalam waktu kurang dari semenit, setelah sekitar 4 menit lepas landas dari Jakarta.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah mencari pesawat Sriwijaya Air SJ182 Jakarta-Pontianak yang hilang. Basarnas mencari pesawat di sekitar Kepulauan Seribu, Jakarta.

"Sesuai informasi dari AirNav, saat ini kita masih menduga dulu. Belum tahu persis," ucap Humas Basarnas, Yusuf Latief, saat dihubungi, Sabtu (9/1/2020).

"Pencarian masih di sekitar Kepulauan Seribu. Masih di sana," ucapnya soal pencarian Sriwijaya Air yang hilang kontak.



Simak Video "Sriwijaya Air Hilang Kontak, Serpihan Puing Ditemukan"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)