Elon Musk, Korban Bully yang Jadi Orang Terkaya Sedunia

Elon Musk, Korban Bully yang Jadi Orang Terkaya Sedunia

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 08 Jan 2021 10:40 WIB
Maye Musk, ibu Elon Musk
Elon Musk dan ibunya, Maye. Foto: Instagram @mayemusk
Jakarta -

Elon Musk telah berstatus orang terkaya dunia versi Bloomberg Billionaires Index, dengan harta diestimasi USD 194 miliar atau Rp 2.722,9 triliun. Pada tahun 2020, kekayaannya memang melesat begitu tinggi terutama berkat performa saham Tesla yang meroket.

Ia merevolusi industri pesawat antariksa melalui perusahaan SpaceX, juga mobil listrik via Tesla. Hyperloop, transportasi kereta masa depan super cepat, juga adalah gagasannya, demikian pula ide menanamkan chip ke otak manusia melalui perusahaan Neuralink. Ia memang berasal dari keluarga berada, tapi masa kecilnya tidak mengenakkan.

Elon yang lahir di Pretoria, Afrika Selatan pada 49 tahun lalu, memang bukan bocah biasa. Ia gila membaca buku, suka hal-hal berbau fiksi ilmiah dan komputer. Senang menyendiri, Elon juga agak canggung bergaul. Maka ia jadi incaran pelaku bully di sekolahnya.

Elon jadi bulan-bulanan di sekolahnya, kadang dihajar sampai pingsan. Terluka karena dijatuhkan dari tangga ke lantai bahkan sampai harus masuk rumah sakit pun pernah dialaminya.

"Mereka memanfaatkan teman baikku untuk membujukku keluar dari persembunyian sehingga bisa menghajarku. Dan itu sakit. Untuk beberapa alasan, mereka mengincarku jadi korban dan mereka melakukannya non stop," katanya yang dikutip detikINET dari Business Insider, Jumat (8/1/2021)

"Itu yang membuat masa pertumbuhanku sukar. Beberapa tahun tidak ada jeda. Kamu dikejar-kejar geng di sekolah yang mencoba memukulku dan aku pulang ke rumah dan di sana kondisinya juga buruk," kata Elon Musk lagi.

Di rumah, Elon mendapat didikan keras dari orang tuanya. Di usia 9 tahun, bapak ibunya bercerai. Pengalaman yang buruk itu, baik di sekolah maupun di rumah, membuat Elon akhirnya meninggalkan Afrika Selatan.

Sang ayah rupanya mendidiknya dengan keras. Namun mungkin masa kecil itulah yang menempa Elon Musk jadi manusia gigih. Apalagi dia sudah gemar belajar meski kadang ada yang menganggapnya bocah aneh.