Hadir dengan sensor monokrom, kamera ini menawarkan kualitas gambar tinggi, respons cepat, dan portabilitas ala seri GR yang sudah terkenal sejak pertama kali diluncurkan tahun 1996 melalui kamera film RICOH GR1.
Para tamu undangan terpesona oleh kualitas foto yang bisa dihasilkan oleh kamera berukuran kecil ini, yang sejatinya mampu bersaing dengan kamera profesional.
Peluncuran di Jakarta juga menampilkan hasil foto dari GR IV Monochrome yang dicetak di kertas βFine Artβ museum grade Hahnemuhle, menonjolkan ketajaman dan kecanggihan kamera saku kompak ini.
Merayakan 30 tahun kehadiran seri GR, Ricoh memperkenalkan GR IV Monochrome, kamera digital kompak high-end yang dirancang khusus untuk penggemar fotografi hitam putih.
Selain pengenalan kamera, Ricoh mengadakan Exclusive Coaching Clinic dengan mentor fotografer profesional, Suwandi dan Win Sorgondo. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengguna dalam mengambil foto berkualitas dan memanfaatkan fotografi sebagai sarana ekspresi kreatif.
Ricoh GR IV Monochrome dilengkapi dengan shutter mekanis dan elektronik dengan kecepatan hingga 1/16000 detik, ideal untuk pemotretan dalam kondisi cahaya terang dengan aperture terbuka, sekaligus memaksimalkan sensitivitas tinggi sensor monokrom.Β Kamera ini dibanderol seharga Rp 37.900.000, termasuk dua baterai.
Acara peluncuran dihadiri oleh jajaran manajemen PT Aneka Warna, termasuk Sales Manager Henry Untung, Chief Financial Officer, dan General Manager Arthur Tirtarahardja.
Dengan hadirnya GR IV Monochrome, Ricoh menegaskan komitmennya untuk terus mendukung fotografi kreatif, khususnya bagi para penggemar foto hitam putih yang mencari kamera kompak, canggih, dan praktis.