Drama Twitter FPI Berujung Suspend

Round Up

Drama Twitter FPI Berujung Suspend

Tim - detikInet
Jumat, 20 Nov 2020 22:00 WIB
Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat, berlangsung malam ini. Kegiatan ini diisi ceramah oleh imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab.
(Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Akun resmi FPI di-suspend oleh Twitter. Jika ditilik lebih lanjut, penangguhan ini adalah ujung dari aneka masalah sebelumnya.

Twitter, Facebook, Instagram, dan Youtube adalah 4 platform media sosial besar yang berkomitmen untuk bersih-bersih dan menyehatkan postingannya. Keempatnya banyak mendapatkan protes dari berbagai negara.

Konten hoax, misinformasi, propaganda dan intimidasi politik adalah penyebabnya. Twitter dkk janji berubah sejak 2019. Wujud paling nyata adalah menandai postingan negatif.

Pilpres AS 2020 pun menjadi momen bersih-bersih konten media sosial. Lalu hal ini pun merembet dengan situasi yang terjadi di Indonesia. Ada sejumlah kejadian yang mendahului sebelum Twitter menangguhkan akun FPI:

1. Postingan terkait Habib Rizieq Shihab

Sejak 2019, sudah mulai ada keluhan netizen tidak bisa memposting foto pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab di beberapa platform medsos. Banyak yang tidak sadar kalau saat itu Twitter dkk sudah mengetatkan aturan posting.

2. Penghapusan logo FPI di akun @DPPFPI_ID

Pada Selasa, 10 November 2020, Habib Rizieq Shihab pulang ke Indonesia setelah beberapa tahun di Arab Saudi. Di hari kepulangannya, FPI mengeluhkan Twitter menghapus logo mereka yang ada di akunnya. Selain itu, ucapan selamat datang Habib Rizieq pun menghilang dari berbagai akun Facebook. Twitter mengatakan FPI melanggar aturan soal gambar yang mempromosikan kekerasan.

3. Penjelasan aturan posting oleh Twitter

Jika mencuit yang dinilai melanggar aturan Twitter, maka pemilik platform tak segan-segan untuk menghapusnya. Ada yang namanya Peraturan Twitter dan pengguna perlu membaca dan mengetahuinya, sebelum menuduh ada pihak-pihak tertentu yang meminta cuitan dihapus.

"Peraturan kami diciptakan untuk menjaga pengguna tetap aman di Twitter, dan terus diperbarui secara berkala untuk mencerminkan realita di kehidupan nyata. Fokus utama kami adalah menangani risiko bahaya yang dapat terjadi di kehidupan nyata, dan penelitian* menunjukkan bagaimana bahasa yang tidak manusiawi dapat meningkatkan risiko tersebut," tulis Twitter seperti di dalam blognya berkaitan tentang perilaku kebencian.

Halaman selanjutnya: #indonesiaterserah dan suspend...



Simak Video "Akun DPP FPI Ditangguhkan Twitter, Ini Alasannya"
[Gambas:Video 20detik]