Korea Perkenalkan Pembawa Berita Jadi-jadian dari AI

Korea Perkenalkan Pembawa Berita Jadi-jadian dari AI

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 17 Nov 2020 13:00 WIB
robot ai
Foto: Istimewa/Screenshot detikinet
Jakarta -

Dalam beberapa tahun terakhir, robot dan artificial intelligence (AI) sering disebut akan menggantikan pekerjaan manusia. Tapi apakah pekerjaan seperti pembawa berita juga termasuk? Sepertinya, iya.

Meski orang zaman sekarang bisa dengan mudah membaca berita dari internet, nyatanya seperti dikutip dari Ubergizmo, Selasa (17/11/2020) profesi pembawa berita masih relevan karena keistimewaan mereka yang tak mudah digantikan dengan robot.

Pembawa berita memiliki kepribadian dan cara menyampaikan berita, serta menganalisisnya dengan komentar mereka yang dapat membuat sebuah berita memberikan wawasan baru dan lebih banyak konteks ketimbang jika kita hanya membacanya.

Namun sepertinya suatu hari nanti, profesi pembawa berita bisa saja digantikan oleh kecerdasan buatan. Hal ini telah terjadi di Korea Selatan. Channel berita MBN untuk pertama kalinya memperkenalkan penyiar berita berbasis AI. Karenanya, dia diberi nama AI Kim.

Saat memperkenalkan dirinya, AI Kim mengatakan bahwa dirinya sebenarnya berasal dari pembawa berita sungguhan yang juga bekerja untuk MBN bernama Jim Ju-ha.

"Saya diciptakan melalui teknologi deep learning dari berbagai video Kim Ju-ha selama 10 jam. Saya mempelajari detail suaranya, cara dia berbicara, ekspresi wajah, cara bibirnya bergerak, dan cara dia menggerakkan tubuhnya. Saya bisa melaporkan berita persis seperti yang dilakukan pembawa berita Kim Ju-ha," kata robot tersebut.

Yang menakjubkan, selama penampilan perdananya sebagai pembawa berita non-manusia, AI Kim berhasil berbicara dengan nada dan cara yang sama seperti rekan manusianya. Ia juga tampak meniru beberapa gerakan tubuh Kim.

Lantas apa tujuan MBN membuat pembawa acara jadi-jadian ini? Apakah benar untuk menggantikan pembawa acara manusia? Disebutkan MBN, pembawa berita berbasis AI ini untuk memungkinkan stasiun berita mereka menyiarkan berita setiap hari selama 24 jam non stop, terutama di saat-saat ketika pembawa berita manusia sedang tidur, istirahat, atau sakit.

[Gambas:Youtube]



(rns/fay)