Diterpa Isu Latih Influencer, Siberkreasi Tetap Cerdaskan Masyarakat Digital

Diterpa Isu Latih Influencer, Siberkreasi Tetap Cerdaskan Masyarakat Digital

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 08 Sep 2020 22:11 WIB
Ketua Umum Siberkreasi Yosi Mokalu
Foto: Screenshoot
Jakarta -

Ketua Umum Siberkreasi Yosi Mokalu mengajak masyarakat untuk terus menggalakkan pentingnya literasi digital di era serba canggih saat ini. Dikatakan Yosi, literasi digital sebagai upaya mencerdaskan masyarakat.

"Saya percaya literasi digital itu bukan tugas kami saja yang tergabung di Siberkreasi. Ini juga tugas kita semua, supaya kita menjadi masyarakat cerdas, tapi tergerak untuk mencerdaskan," ujarnya, Selasa (8/9/2020).

Ajakan Yosi ini tak terlepas usai Siberkreasi baru saja menyabet penghargaan World Summit on the Information Society (WSIS Prize) 2020 dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Sibekreasi diketahui dinobatkan sebagai pemenang di WSIS Prizes 2020. Selain Sibekreasi, Relawan TIK juga diganjar sebagai champion di forum lintas-pemangku kepentingan di bidang TIK yang bernaung di bawah International Telecommunication Union (ITU) PBB.

"Kita harus melihat (penghargaan-red) ini sebuah pencapaian dari sebuah gerakan kolaborasi. Artinya, bukan saya yang menang, tapi semua, terutama yang tergabung dalam Siberkreasi," ungkapnya.

"Ini adalah hadiah yang memberikan semangat bagi kita semua. Menambah motivasi untuk terus melakukan apa yang sudah kita lakukan selama tiga tahun ini, yaitu mencerdaskan di ranah digital," ucap personel Project Pop itu.

Sebelumnya, Siberkreasi ini diterpa isu tak sedap karena dituding sebagai program untuk melatih influencer pemerintah.

Tudingan terhadap Yosi itu bermula dari pernyataan Staf Ahli Menkominfo Henry Subiakto dalam sebuah program televisi. Henry kala itu menyebut nama Yosi Mokalu sebagai orang yang memberikan pelatihan untuk menjadi influencer melalui program Siberkreasi.

Yosi sendiri sudah membantah terkait tudingan yang menyebut dirinya sebagai orang yang melatih influencer 'pendukung pemerintah'. Menurutnya, ada kesalahpahaman yang terjadi di tengah masyarakat yang menanggapi pernyataan itu.

"Sebenarnya Prof Henri mau menjawab dari situ, tapi ya bungkusan judul clickbait dan beberapa media abal-abal memperuncing semua suasananya," kata Yosi beberapa waktu lalu.



Simak Video "Bantahan Yosi 'Project Pop' soal Tudingan Jadi Ketua Influencer"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)