Penipuan Disentil Kaesang, Ini Cara Cek Rekening Online

Penipuan Disentil Kaesang, Ini Cara Cek Rekening Online

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 08 Sep 2020 08:32 WIB
Cropped shot of an unrecognizable man using a credit card and a smartphone to shop online at home
Foto: iStock
Jakarta -

Siapa sih yang tidak tergiur dengan smartphone flagship yang dijual harga murah, seperti yang ditemukan oleh Kaesang Pangarep di media sosial (medsos). Untuk memastikan dan tidak tertipu saat belanja online, ada baiknya kalian mengecek rekening penjual.

"Mau beli S20 Ultra seharga 3,7 juta dulu," tulisnya di akun Twitter miliknya yang sembari menampilkan tangkapan layar akun penjual smartphone flaghsip tersebut.

Padahal, Galaxy S20 Ultra yang merupakan smartphone flagship besutan terbaru itu harga barunya hampir Rp 20 juta. Sehingga, walaupun bekas, jelas tidak akan anjlok sampai di angkat Rp 3,7 juta. Dalam cuitan Kaesang ini, ia tidak benar-benar membelinya, melainkan sebagai peringatan kepada netizen lainnya yang ingin membeli smartphone secara online.

Sebelum kalian jadi korban penipuan belanja online, bisa cek terlebih dahulu rekening penjual. Nah, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) punya laman yang bisa mengecek rekening tersebut terindikasi penipuan atau bukan. Situs yang dimaksud, yakni cekrekening.id.

"Kementerian Kominfo mengimbau masyarakat untuk lebih bijaksana dalam melakukan transaksi transfer uang secara online. Sebelum mentransfer uang, jangan lupa untuk periksa ulang rekening penerima transfer tersebut di cekrekening.id," jelas Kominfo.

Dalam laman cekrekening.id, yang dilihat detikINET, Selasa (8/9/2020) pengguna bisa mengecek rekening penjual online, apakah benar atau pernah terlibat kasus penipuan. Penjual online pun bisa mendaftarkan rekening mereka, jika memang sungguh berjualan, bukan untuk menipu. Yang paling penting, pengguna bisa melaporkan rekening penipuan.

Kominfo memaparkan rekening apa saja yang bisa dilaporkan, yakni yang bersangkutan dengan penipuan (misalnya belanja online), investasi palsu, terorisme, narkotika dan obat terlarang, dan kejahatan bentuk lainnya.

Lantas, bagaimana cara melaporkan rekening yang terindikasi penipuan?. Terkait hal ini, kalian bisa melakukan empat cara berikut, seperti yang disampaikan Kominfo:

  1. Mengunjungi laman cekrekening.id/lapor
  2. Mengisi form beserta bukti screenshot
  3. Verifikasi oleh tim cekrekeing
  4. Tim menindaklanjuti laporan dan hasil verifikasi

Tapi, misalkan, ada rekening kalian yang masuk ke dalam daftar cekrekening dan bukan penipu, kalian bisa mengajukan normalisasi agar rekeningnya tidak termasuk ke dalam database rekening bank yang diduga terindikasi tindak pidana.

Caranya cukup sederhana, laporkan yang disertai bukti bahwa rekening kalian itu digunakan untuk hal yang baik ke cekrekening@kominfo.go.id.



Simak Video "Momen Kocak Kaesang Pangarep Memergoki Penipu Online"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)