Google Tambah Hari Libur Supaya Karyawan Tidak Stress

Google Tambah Hari Libur Supaya Karyawan Tidak Stress

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 04 Sep 2020 17:11 WIB
sundar pichai, anjali pichai
CEO Google Sundar Pichai meminta karyawannya mengambil jatah libur. Foto: Getty Images
Jakarta -

Google menambah jatah libur karyawan di hari Jumat pekan ini untuk menghindari stres dan kelelahan di tengah pandemi COVID-19 yang memasuki bulan ketujuh. Hal ini dilakukan Google agar karyawannya tetap waras secara fisik dan mental.

Dikutip dari CNBC, Google menandai hari Jumat pekan ini sebagai hari libur yang tetap digaji demi kesejahteraan kolektif. Aturan ini berlaku untuk karyawan tetap maupun magang. Libur tambahan di hari Jumat (4/9) ini menggenapkan libur memperingati Hari Buruh di AS (1 September) menjadi empat hari.

"Kami sangat menganjurkan Anda untuk mengambil cuti hari ini, dan manajer harus secara aktif mendukung tim mereka untuk memprioritaskan kembali komitmen kerja untuk melakukannya," demikian pengumuman yang disampaikan Google di forum internal untuk karyawan.

"Jika manajer Anda mengidentifikasi kebutuhan bisnis yang mendesak yang mengharuskan Anda masuk, Anda harus mengambil cuti pada hari kerja berikutnya," lanjut pengumuman tersebut.

Memo tersebut dirilis di tengah upaya Google mendukung karyawan agar tetap bekerja dari jarak jauh setidaknya hingga pertengahan 2021. CEO Google Sundar Pichai pun memerintahkan libur di awal musim panas.

Pichai pun mempertimbangkan kondisi AS yang sedang menghadapi ketegangan sosial dan politik yang meningkat di tengah pandemi COVID-19. Selain itu, California baru-baru ini dilanda kebakaran hutan.

Untuk mengakomodir hal itu, Pichai mengirim memo kepada karyawan Google, menyuruh mereka mendaftar untuk sistem peringatan darurat internal saat api berkobar di seluruh negara bagian.

Sebagai perusahaan yang melayani selama 24 jam, memang beberapa tim pendukung tidak bisa mengambil libur di hari yang disarankan Google, sehingga tim ini masih akan merespons kebutuhan pelanggan.

Google menyebutkan, libur tambahan ini diadakan karena kondisi pandemi, dan tidak akan ditambahkan ke kalender tahunan.

"Jatah libur tambahan ini dikhususkan untuk tahun 2020 untuk mendukung kesejahteraan karyawan Google sehubungan dengan situasi pandemi COVID-19. Silakan luangkan waktu untuk melakukan apa pun yang Anda butuhkan untuk diri Anda sendiri," demikian bunyi pengumuman tersebut.



Simak Video "Pandemi, Netizen Makin Sering Cari soal Ketuhanan di Google"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)