Aplikasi Selly Gojek Jadi Asisten Andal UMKM Busana Muslim Ini

Aplikasi Selly Gojek Jadi Asisten Andal UMKM Busana Muslim Ini

Nurcholis Maarif - detikInet
Selasa, 11 Agu 2020 16:38 WIB
Gojek (iklan)
Foto: Gojek
Jakarta -

Mendukung pertumbuhan bisnis UMKM adalah sesuatu yang Gojek lakukan secara konsisten. Lona Ikawati, pemilik toko online @Moss.Ars merupakan salah satu dari jutaan UMKM yang telah terbantu oleh solusi digital Gojek.

Lona telah berjualan busana muslim di toko online-nya lewat media sosial Instagram dan menggunakan aplikasi Selly milik Gojek sebagai asisten andal dalam mengelola toko online-nya.

Lewat keyboard canggih Selly, Lona mengatakan bisa menggunakan fitur auto-teks untuk membalas pesan, cek ongkos kirim, dan kirim invoice otomatis ke pelanggan. Selain itu, ia bisa langsung memesan jasa pengiriman langsung dalam satu aplikasi.

"Ini sangat memudahkan saya, terlebih ketika sedang menerima pesanan yang banyak dalam satu waktu. Dulu semua fungsi ini dikelola oleh beberapa admin/asisten. Namun sekarang 1 admin saya bisa mengelola semuanya lewat 1 aplikasi, sehingga pekerjaan jadi lebih mudah dan santai," ujar Lona dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2020).

"Sejak pakai Selly, rata-rata seminggu saya bisa melayani sekitar 250 pelanggan dengan lebih cepat. Saya juga bisa mengatur strategi bisnis sesuai laporan penjualan di dashboard Selly," imbuhnya.

Aplikasi Selly adalah salah satu dari beragam solusi inklusif dan komprehensif yang dihadirkan super app anak bangsa tersebut untuk para pelaku UMKM. Dalam memperingati hari Nasional UMKM tanggal 12 Agustus 2020, Gojek luncurkan #MelajuBersamaGojek sebagai solusi inklusif dan komprehensif bagi UMKM Indonesia untuk go-digital dan meningkatkan skala bisnis

#MelajuBersamaGojek akan membantu UMKM lebih mudah menerapkan digitalisasi pada setiap langkah operasional bisnis sehari-hari, mulai dari pemasaran, pemesanan (pemrosesan order), pembayaran, pengiriman, hingga administrasi. Inisiatif ini ditandai dengan diluncurkannya situs web www.melajubersamagojek.com.

Selain Lona, inisiatif ini juga disambut positif oleh para pelaku UMKM lainnya, termasuk yang baru saja memasuki ranah online berkat solusi digital Gojek. Malik Dhofaro, pemilik Dhofaro Fashion Apparel, Batik Cirebon, berharap usahanya dapat lebih dikenal oleh khalayak luas dengan terjun secara online bersama ekosistem Gojek.

"Selaku UMKM yang bergerak di bidang fashion, batik Cirebon, saya percaya bahwa berkecimpung dalam dunia usaha online merupakan suatu keniscayaan, terkadang pelaku usaha tidak tahu bagaimana memulai bisnisnya secara online, melalui website www.melajubersamagojek.com pelaku usaha menjadi tahu langkah mengembangkan usaha secara online," tuturnya.

Situs web www.melajubersamagojek.com dapat diakses oleh seluruh pelaku UMKM Nusantara, yang berskala mikro hingga besar, untuk menentukkan solusi digital Gojek yang cocok bagi mereka sesuai dengan skala bisnis. Situs ini dapat membantu UMKM menentukan solusi Gojek yang cocok untuk para pebisnis sesuai dengan skala usahanya, baik dari pemasaran, pemesanan, pembayaran, pengiriman, hingga administrasi.

Sebagai informasi, dukungan ke UMKM merupakan komitmen jangka panjang Gojek. Gojek telah membantu jutaan mitra usaha yang mana 95% merupakan UMKM, untuk mengembangkan usahanya secara daring melalui berbagai layanan dengan menghubungkan mereka kepada lebih dari 170 juta pengguna aplikasi Gojek.

Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo mengatakan saat ini adalah masa-masa sulit bagi jutaan UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Sejak awal berdiri, mendorong pertumbuhan UMKM adalah DNA Gojek, dan di periode penuh tantangan ini pihaknya terus berupaya mengembangkan solusi yang lengkap, inklusif, dan mudah diterapkan yang membantu UMKM mempertahankan bisnis sekaligus mengembangkan skala usahanya

"Lewat inisiatif inklusif dari hulu ke hilir pada #MelajuBersamaGojek, harapannya kami bisa mempercepat transformasi UMKM dari bisnis tradisional menjadi usaha digital sehingga UMKM dapat terus berkontribusi positif untuk ekonomi Indonesia," ujarnya.

Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) menemukan 94% dari UMKM yang beralih go digital dan bergabung ke dalam ekosistem Gojek di tengah pandemi adalah usaha mikro dan hampir setengahnya (43%) adalah pengusaha pemula.

"Sangatlah penting bagi UMKM konvensional untuk bertransformasi menjadi usaha digital agar mereka bisa beradaptasi sesuai perubahan perilaku konsumen yang kini lebih banyak menggunakan platform digital untuk memenuhi segala kebutuhan," tutup Andre.



Simak Video "Dapur Bersama GoFood: Pedagang Tinggal Datang, Tanpa Biaya Sewa"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/fay)