Fitur Keamanan Baru Gmail Bakal Deteksi Email Palsu

Fitur Keamanan Baru Gmail Bakal Deteksi Email Palsu

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 24 Jul 2020 10:18 WIB
Ilustrasi Gmail
Fitur Keamanan Baru Gmail Bakal Deteksi Email Palsu (Foto: Irna Prihandini/detikINET)
Jakarta -

Google akan menguji fitur keamanan baru di Gmail yang akan membantu mendeteksi email palsu. Ini dilakukan salah satunya untuk menghindari serangan phising.

Dikutip dari blog resmi Google, fungsi ini menggunakan standar Brand Indicators for Message Identification (BIMI). Menurut Google, otentikasi dengan BIMI dapat membuat penerima lebih yakin akan sumber email.

Pelaku kejahatan cyber biasanya akan mencoba menjerat korban dengan mengirimkan email yang seolah-olah berasal dari sumber terpercaya, dan memancing agar meng-klik link yang diberikan. Link ini kemudian digunakan untuk mengelabui korban agar menyerahkan detail pribadi mereka dalam serangan phishing.

Nah, Google akan menggunakan BIMI bersama teknologi lain bernama DMARC, yang akan mencegah scammer memalsukan alamat pengirim email. Teknologi ini kurang lebih mirip dengan tanda centang yang digunakan jejaring sosial untuk akun selebriti dan merek resmi.

Proses verifikasi akun Gmail nantinya akan dibantu oleh Entrust Datacard dan DigiCert, dua badan yang berwenang memvalidasi pemilik logo.

Namun tidak dijelaskan perbedaan logo yang terverifikasi BIMI dengan gambar profil atau avatar Gmail biasa. Sebab, logo perusahaan bisa saja ditampilkan oleh pengirim dengan cara mengganti gambar profil atau avatar pengguna di menu pengaturan Gmail.

Belum ada informasi lebih detail mengenai fitur ini. Rencananya Google akan menjajalnya ke sejumlah pengguna Gmail secara terbatas dalam beberapa minggu mendatang.



Simak Video "Rating TikTok Anjlok Gegara Ulah Kreator India"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)