Kemenkominfo Latih UMKM dan Desa Wisata Maksimalkan Internet

Kemenkominfo Latih UMKM dan Desa Wisata Maksimalkan Internet

Pradito Rida Pertana - detikInet
Kamis, 23 Jul 2020 10:50 WIB
Plt Dir Pengembangan Pita Lebar Kemenkominfo, Marvels Situmorang
Marvels Situmorang (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Kemenkominfo melatih UMKM dan desa wisata. Untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19, produktivitas masyarakat memang harus tingkatkan.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemenkominfo RI memberi pelatihan dan pendampingan untuk 17 Desa Wisata dan UMKM di DIY, Jateng dan Jatim. Hal itu untuk meningkatkan produktivitas di tengah pandemi COVID-19 dengan memaksimalkan internet.

Plt Direktur Pengembangan Pita Lebar Ditjen PPI Kemenkominfo RI, Marvels Situmorang mengatakan, bahwa sejak tahun 2018 hingga tahun kemarin pihaknya menyasar sektor UMKM dan pariwisata untuk mengembangkan pita lebar. Mengingat masih ada gap atau jarak untuk memaksimalkan digitalisasi di 2 sektor tersebut.

"Kita ketahui juga sebenarnya ada gap antara ketersediaan infrastruktur dengan ulitisasi. Gap ini kita ternyata karena pelaku usaha selain di satu sisi belum tersedia infrastruktur, kedua yang paling utama infrastruktur tersedia tapi belum ter-utilisasi," katanya saat berbincang dengan detikcom melalui teleconference, Kamis 16 Juli 2020 kemarin.

Padahal dengan perkembangan era digitalisasi saat ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas di tengah pandemi COVID-19. Terlebih, apabila mampu memaksimalkan internet mereka mampu menggerakkan bahkan meningkatkan perekonomian.

"Karena itu pelatihan ini bagian dari dukungan kita ketika ada infrastuktur maka pelaku usaha bisa mendapat pelatihan TIK untuk mengembangkan usahanya dengan tujuan akhir mengembangkan perekonomian masyarakat," ucap Marvels.

Dia melanjutkan, pelatihan ini diikuti 200 orang dari 17 tempat di DIY, Jateng dan Jatim. Untuk di DIY sendiri antara lain seperti Nglanggeran, Tembi dan Pucung.

Dalam program ini, Kemenkominfo memberikan pelatihan pendampingan meliputi produksi konten digital, mengelolanya, memahami pasar di internet dan melakukan transaksi penjualan serta memonitornya. Mengingat peserta pelatihan telah memiliki internet dam diharapkan dengan hal tersebut mampu meningkatkan produktivitas.

"Untuk pelatihan ke UMKM tujuannya agar mereka bisa meningkatkan daya jual dengan memanfaatkan digitalisasi, seperti branding gitu. Untuk desa wisata tujuannya agar kunjungan wisata meningkat," katanya.



Simak Video "Kemenkominfo Soal Pemblokiran Website Jouska"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)