Bos Teknologi yang Rasis Pada Orang Asia Kena Batunya

Bos Teknologi yang Rasis Pada Orang Asia Kena Batunya

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 14 Jul 2020 11:50 WIB
Michael Lofthouse
Bos Teknologi yang Rasis pada Orang Asia Mundur dari Jabatannya Foto: istimewa
Jakarta -

Seorang bos perusahaan teknologi asal San Fransisco sempat viral minggu lalu karena tertangkap kamera melontarkan ucapan rasis kepada keluarga Asia-Amerika. Kini ia telah mundur dari jabatan di perusahaannya.

Pelaku pun kena batunya. Selain dihujani kritik netizen, Michael Lofthouse yang merupakan CEO dari perusahaan Cloud8 dalam keterangannya mengatakan ia telah mundur dan tidak lagi memiliki hubungan bisnis dengan perusahaan yang ia pimpin.

"Saya dapat memastikan bahwa saya telah mundur dari Solid8, memutuskan semua hubungan bisnis dengan segera," kata Lofthouse dalam emailnya kepada CNN, seperti dikutip detikINET, Selasa (14/7/2020).

"Akan menjadi tugas saya untuk memastikan tindakan pribadi saya tidak berdampak buruk terhadap orang-orang terdekat saya," sambungnya.

Seperti diketahui, Lofthouse tertangkap kamera melontarkan ucapan rasis kepada keluarga Jordan Chan yang sedang merayakan ulang tahun tantenya di restoran Lucia di California, AS.

Keluarga itu merekam perkataan kotor sang pria. "Trump's going to f**k you. You f**kers need to leave ... You f***ing Asian piece of sh*t," begitu kata dia. Ini sungguh sebuah perkataan kasar yang mengagetkan.

Tidak lama setelah video ucapan rasisnya viral, Lofthouse langsung meminta maaf lewat keterangan resmi yang dirilis oleh akun Twitter perusahaannya. Ia menyebut perilakunya saat itu menjijikkan dan ia telah kehilangan kontrol.

Setelah itu, muncul banyak petisi di situs Change.org yang meminta Lofthouse untuk mundur dari jabatannya. Ada juga yang meminta Solid8 untuk langsung memecat Lofthouse.

Dalam keterangan yang baru ia rilis, Lofthouse mengakui bahwa ucapannya pada keluarga Chan rasis, menyakitkan dan sangat tidak pantas. Ia juga mengatakan telah memulai lagi proses untuk menjauhi minuman beralkohol sekaligus mengikuti program anti rasisme.

Pria berkebangsaan Inggris ini juga kembali mengungkapkan permintaan maaf dan penyesalannya kepada keluarga Chan dan pihak restoran Lucia atas tindakan rasisnya.

"Kepada keluarga Chan dan Orosa, Gennica Cochran dan restoran Lucia di Bernardus Lodge mohon terima permintaan maaf saya yang tulus, saya harap bahwa percakapan dan kesadaran yang muncul dari insiden ini bisa mempercepat perubahan yang dibutuhkan," ucap Lofthouse.

"Ini menjadi komitmen saya untuk kalian untuk mengatasi masalah saya dan menjadi bagian dari solusi untuk masa depan yang setara dan penuh kasih sayang," pungkasnya.

sepeda


Simak Video "Disebut Presiden Rasis Pertama AS, Ini Respons Trump"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fyk)