Balada GoLife, Dari Spin Off Sampai Ditutup Gojek

Balada GoLife, Dari Spin Off Sampai Ditutup Gojek

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Kamis, 25 Jun 2020 07:31 WIB
Gojek
Balada GoLife, Dari Spin Off Sampai Ditutup Gojek (Foto: Gojek)
Jakarta -

Penutupan GoMassage dan GoClean oleh Gojek menjadi akhir dari layanan GoLife. Kisahnya dulu dibuka dengan spin off untuk menjadikan Gojek sebagai sebuah super apps.

Pandemi Corona memang memukul industri start up, termasuk ride hailing seperti Gojek. Mereka dengan berat hati menutup GoLife, selain juga PHK terhadap 430 karyawannya.

Jika melihat sejarahnya, tidak ada yang menduga juga langkah GoLife dihentikan COVID-19. Data yang dihimpun detikINET, Kamis (25/6/2020) GoLife menjadi spin off Gojek pada Maret 2017 silam.


Gojek dan GoLife memang beda lini bisnis. Gojek fokus pada transportasi, pengiriman dan logistik. GoLife condong pada gaya hidup dengan menawarkan GoMassage, GoClean, GoGlam dan GoAuto.

GoLife dinikmati pengguna dalam aplikasi tersendiri dan berkiprah 2 tahun lamanya, dan bertambah lagi dengan GoFix, GoDaily, GoLaundry dan Service MarketPlace.

Kemudian, mulai terjadilah penurunan permintaan layanan. Pada Desember 2019, Gojek pun memutuskan untuk menutup 6 layanan GoLife, yaitu GoGlam, GoFix, GoAuto, GoDaily, GoLaundry dan Service MarketPlace.