Sistem Anti-spam Instagram Blokir Hashtag Terkait George Floyd

Sistem Anti-spam Instagram Blokir Hashtag Terkait George Floyd

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 03 Jun 2020 12:52 WIB
Istanbul, Turkey - December 15, 2018: Person holding a brand new Apple iPhone X with Instagram profile on the screen. Instagram is an online mobile social networking service, launched in October 2010.
Sistem Anti-spam Instagram Blokir Hashtag Terkait George Floyd. (Foto: iStock)
Jakarta -

Sistem anti-spam Instagram secara tidak sengaja memblokir postingan dengan hashtag #blacklivesmatter yang terkait dengan isu George Floyd.

Sejumlah pengguna melaporkan, mereka mendapatkan pesan notifikasi 'action blocked' setelah mencoba memposting atau membagikan postingan menggunakan hashtag tersebut.

Merespons hal ini, Instagram pun menjelaskan bahwa masalah tersebut muncul karena sistem anti-spam Instagram secara tidak sengaja mendeteksinya sebagai spam dan kemudian memblokirnya.

"Kami menyadari beberapa pengguna mendapatkan pesan 'diblokir' saat menggunakan hashtag #blacklivesmatter atau membagikan ulang konten terkait postingan tersebut," kata Instagram dalam pernyataannya, dikutip dari Engadget.

"Kami memiliki teknologi yang mendeteksi peningkatan aktivitas di Instagram untuk membantu memerangi spam. Mengingat konten terkait #blacklivesmatter meningkat dengan pesat, teknologi ini kemudian memblokirnya. Kami menyelesaikan masalah ini secepat mungkin, dan menyelidiki masalah terpisah yang terjadi saat pengguna mengunggah Stories," jelas Instagram.

Instagram tidak menyebutkan berapa lama penanganan masalah ini, dan berapa banyak pengguna yang terdampak. Namun yang jelas, Instagram memastikan bahwa mereka sama sekali tidak membungkam postingan terkait dengan protes kematian George Floyd.

"Kami secara jelas menyatakan bahwa penggunaan hashtag #blacklivesmatter didukung di Instagram. Dan kami bergerak cepat untuk memastikan suara pengguna yang menggunakan hashtag ini didengar kata Instagram.

Tak hanya Instagram, hal serupa terjadi pula pada TikTok. Platform berbagi video ini bahkan dituding rasis setelah viralnya cuitan salah satu pengguna yang melaporkan TikTok hilangnya hashtag #blacklivesmatter dan semua yang terkait dengan #GeorgeFloyd.

Dalam pernyataannya, TikTok menjelaskan bahwa ketidakakuratan hasil pencarian terkait hashtag tersebut disebabkan oleh masalah teknis di platformnya.



Simak Video "Polisi di AS Tembak Pria Kulit Hitam dengan Pistol Setrum"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)