Dukung Gerakan #BanggaBuatanIndonesia, Grab Ajak UMKM Go Digital

ADVERTISEMENT

Dukung Gerakan #BanggaBuatanIndonesia, Grab Ajak UMKM Go Digital

Nurcholis Maarif - detikInet
Kamis, 14 Mei 2020 15:15 WIB
grab
Grab Ajak UMKM Go Digital (Foto: dok Grab)
Jakarta -

Grab dan perusahaan lain di bawah Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) mendukung gerakan #BanggaBuatanIndonesia yang dicanangkan pemerintah untuk mendorong sektor UMKM go digital. Widget #BanggaBuatanIndonesia akan dihadirkan di aplilkasi Grab supaya pengguna dapat mengakses UMKM dengan mudah.

Melalui widget ini, Grab juga akan membantu UMKM yang masih offline untuk bisa segera memanfaatkan platform online dengan mengikuti berbagai video tutorial. Caranya dengan mendaftarkan diri ke dalam platform Grab melalui berbagai layanan yang tersedia seperti GrabFood, GrabExpress, GrabMart, GrabKios serta layanan terbaru, GrabAssistant.

Selain itu, UMKM yang telah terdaftar dalam platform Grab sebelumnya juga berkesempatan untuk memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ditawarkan melalui kolaborasi Grab dan Bank BRI.

Mitra merchant GrabFood dan mitra GrabKios yang produktif dan belum mendapatkan akses kredit ke bank akan mendapatkan akses ke KUR yang merupakan program inklusi keuangan pemerintah dan BRI dengan pinjaman sampai sebesar Rp 50 juta, suku bunga yang sangat rendah yaitu 6% per tahun dengan masa pinjaman selama 1-3 tahun.

President Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan bahwa UMKM memegang peranan penting bagi perekonomian Indonesia, maka dari itu Grab percaya bahwa percepatan transformasi digital dapat membantu UMKM Indonesia untuk bertahan dan bangkit di situasi sulit saat ini.

"Kami percaya pemanfaatan teknologi dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi UMKM Indonesia. Untuk itu bersama dengan pemerintah, Grab berkomitmen dan akan berkontribusi dalam membantu UMKM untuk bangkit," ujarnya dikutip dari situs Grab, Kamis (14/5/2020).

"Hal ini merupakan inisiatif yang telah dan akan terus kami lakukan, melalui berbagai pelatihan, penyediaan teknologi dan pengembangan platform Grab untuk memastikan teknologi kami dapat membawa dampak positif, sejalan dengan misi GrabForGood," tambah Ridzki.

Dijelaskannya, teknologi Grab untuk menghadirkan warung digital, GrabKios telah menjangkau 2,6 Juta agen dan warung yang tersebar di lebih dari 500 kota dan kabupaten se-Indonesia dan telah memiliki akses digital untuk memberikan layanan berupa pengisian pulsa, pembayaran listrik, transfer uang lintas kota, kirim dan terima paket, serta menabung emas.

"Tak hanya itu, melalui GrabMart, kami mendekatkan UMKM di luar Jawa, seperti contohnya, kita dapat membeli ikan dari para nelayan Ambon. Saat ini, mereka terdampak dari pandemi ini sehingga kesulitan untuk mendistribusikan produknya," jelas Ridzki.

Kata Ridzki, GrabMart dengan basis konsumen yang lebih luas di Jakarta dapat memastikan bahan pangan sehari-hari dapat cepat dipasarkan dan akan diantarkan menggunakan layanan GrabExpress. Grab juga siap memperluas layanan semacam ini untuk membantu lebih banyak UMKM menjadi memanfaatkan kelebihan platform digital untuk mendukung bisnisnya.

Patut diketahui bahwa pada masa pandemi COVID-19, penjualan UMKM mengalami penurunan tajam terutama untuk kategori non-esensial. Namun, UMKM yang memiliki jalur penjualan secara online ditemukan 80% lebih produktif dan lebih bertahan di tengah terjangan virus COVID-19.

Dengan gerakan #BanggaBuatanIndonesia yang diinisiasi oleh pemerintah, Grab ingin lebih memperluas berbagai layanannya seperti GrabFood, GrabExpress, GrabMart, GrabKios, dan GrabAssistant untuk membantu 56 juta UMKM Indonesia yang masih offline ini menjadi online dan merasakan manfaat dari ekonomi digital.



Simak Video "Driver Ojol Demo di DPR, Tuntut Perjuangkan Pengurangan Platform Fee"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT