Jumlah Pengguna Twitter Meningkat, Tapi...

Jumlah Pengguna Twitter Meningkat, Tapi...

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Senin, 04 Mei 2020 19:45 WIB
A 3D-printed logo for Twitter is seen in this picture illustration on January 26, 2016.  REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo
Jumlah Pengguna Twitter Meningkat, Tapi... (Foto: Reuters)
Jakarta -

Jumlah pengguna aktif harian Twitter kini mencapai 166 juta, meningkat 24% dari 134 juta pada 2019 lalu.

Data ini diungkap CEO Twitter Jack Dorsey dalam conference call dengan para investornya. Dorsey menyebut banyak orang menggunakan Twitter untuk mendapat informasi terbaru.

"Untuk pertama kalinya dalam sejarah, seluruh dunia berfokus dalam mencari cara untuk menyelesaikan satu masalah global. Banyak orang beralih ke Twitter untuk mendapat informasi baru, membagikan solusi dan untuk meminta pertolongan dan dukungan dari orang lain," ujar Dorsey.

Namun ketika berbicara soal kondisi finansial Twitter, data yang dibeberkan Dorsey tak terlalu menyenangkan untuk para investor. Pada Q1 2020, pemasukan Twitter adalah USD 808 juta, cuma meningkat 3% secara year on year.

Meski meningkat, namun mayoritas pemasukan itu berasal dari pemasukan iklan, dan di sinilah masalahnya. Beberapa waktu belakangan ini, jumlah belanja iklan merosot drastis, terutama sejak Maret lalu.

Google dan Facebook, dan hampir semua perusahaan yang bergantung pada pemasukan dari iklan, tentu akan merasakan hal yang sama. Bahkan Google sudah mulai mengencangkan ikat pinggang untuk menghadapi penurunan pemasukan dalam beberapa waktu ke depan.

Sementara khusus Twitter, pemasukan dari iklan menurun 27% secara year on year pada tiga minggu sejak 11 hingga 31 Maret. Untungnya Twitter bisa mengurangi kerugian operasi mereka selama tiga minggu itu sebesar USD 7 juta.



Simak Video "Bos Twitter akan Uji Coba Layanan Berbayar di Platform-nya"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)