Bill Gates Di-bully di Instagram Terkait Virus Corona, Kenapa?

Bill Gates Di-bully di Instagram Terkait Virus Corona, Kenapa?

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Minggu, 19 Apr 2020 12:55 WIB
Bill Gates
Bill Gates Di-bully di Instagram Terkait Virus Corona (Foto: Reuters)
Jakarta -

Co-founder Microsoft, Bill Gates dikenal sebagai filantropi dan banyak menyumbang uang untuk riset vaksin virus Corona. Namun justru dia malah dirundung di Instagram.

Perundungan terhadap Bill Gates sampai menjadi pemberitaan berbagai media internasional. Dipantau detikInet, Sabtu (18/4/2020) hal ini diawali dari postingan Bill Gates di Instagram.


[Gambas:Instagram]



Bill Gates pada 5 April 2020 kemarin, memposting video pendek di akun Instagramnya. Isinya dia memasang tulisan 'Thank You Health Care Workers'.

"Thank you to all of the health care workers who are making heroic efforts to test and treat patients across the United States and the world," begitu kata Bill Gates.

Videonya ditonton 2,8 juta kali. Namun yang bikin heran memang komentarnya. Bukannya mendapat pujian karena bersimpati kepada petugas kesehatan, Bill Gates justru mendapat perundungan dan caci maki sampai saat ini.

"Thank you! I'm a registered nurse on the front line.. no flu vaccine for me and absolutely no corona virus vaccine.. sorry... NOT SORRY," kata @janiewilson10.

"Isn't it interesting that the same man who has openly spoken about his plans to decrease the population (watch his TED Talk) has now taken a seat as the world's medical advisor, pushing forced vaccination 💉💉💉 as the only way for us to escape the COVID-19 pandemic crisis?" kata @olichkabula.


"We're not bots! We've never been bots! We're free thinking human beings who want to preserve our constitutional rights and medical freedoms! 🐑 No More!!!," kata @lisahathor.

Banyak juga caci maki lain yang isinya cuma tuduhan tanpa dasar dan cocoklogi dengan teori konspirasi yang aneh-aneh. Tapi dari caci maki ini, tampaknya terkait dengan situasi terakhir tentang Bill Gates dan virus Corona. Diketahui, Bill Gates memang mendanai perusahaan farmasi Inovio yang sedang membuat vaksin virus Corona.

Bill Gates juga mengkritik Presiden AS Donald Trump yang menyetop pendanaan untuk WHO. Bill and Melinda Gates Foundation juga merupakan pendana WHO terbesar kedua. Kalau Amerika berhenti mendanai WHO, artinya Bill Gates jadi pendana nomor satu di WHO.

Nampaknya ada orang-orang yang tidak suka dengan kiprah dan sepak terjang Bill Gates di masa pandemi COVID-19. Belakangan, Bill Gates juga dikritik terkait isu konflik kepentingan.

Bill Gates merupakan pendana WHO yang perannya vital untuk menghentikan pandemi global. Namun Bill Gates juga pendana perusahaan farmasi Inovio yang akan berjualan vaksin virus Corona.



Simak Video "Dikaitkan dengan Teori Konspirasi Corona, Bill Gates: Jahat"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)