CEO Zoom Kampanye Bumi Bentuk Hati

CEO Zoom Kampanye Bumi Bentuk Hati

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 07 Apr 2020 11:40 WIB
Zoom Cloud Meeting
Aplikasi Zoom. (Foto: Adi Fida Rahman/detikINET)
Jakarta -

Penggunaan Zoom meningkat drastis di tengah merebaknya virus corona, yang mana di saat bersamaan layanan video conference tersebut diterpa isu privasi dan keamanan. CEO Zoom Eric S Yuan pun mengampanyekan Bumi bentuk hati.

Hal itu dilakukan Eric saat wawancara dengan CNN. Dengan latar belakang Bumi berbentuk hati itu, Eric menyelipkan tulisan 'we care' alias kita peduli di atasnya.

Apa yang dilakukan Bos Zoom tersebut sebagai upaya ia dan perusahaannya untuk mengembalikan kepercayaan pengguna, ketika Zoom diterpa persoalan privasi dan keamanan.

Adapun virtual background yang dipamerkan Eric ini menjadi salah satu keunggulan yang ada di layanan Zoom. Pengguna Zoom dapat memodifikasi latar belakang mereka sesuai keinginan.

"Kami menyadari tidak mencapai harapan soal privasi dan keamanan baik dari masyarakat maupun kami sendiri. Untuk itu, saya benar-benar minta maaf," kata Eric.


Zoom diketahui terganjal kasus zoom bombing yang tak lain merupakan serangan berupa gangguan dari luar yang membajak video konferensi dengan mengirim gambar-gambar porno atau ujaran kebencian disertai ancaman, sehingga menghentikan segala interaksi sosial online yang sedang dilakukan. Serangan ini diketahui semakin meningkat secara signifikan selama pandemi.

Selain itu, dituding mengirimkan data pengguna ke Facebook, dan diam-diam menggali data LinkedIn, Zoom juga harus menghadapi tuduhan mengirimkan panggilan video call pengguna ke China.

Temuan terbaru dari peneliti keamanan di Citizen Lab menyebutkan, sejumlah panggilan video call Zoom yang dilakukan di Amerika Utara dialihkan melalui China seperti halnya kunci enkripsi yang digunakan untuk mengamankan panggilan.

Menyadari Zoom begitu melesat di tengah pandemi corona ini, pihak perusahaan memutuskan untuk 90 hari ke depan tidak akan menambahkan fitur baru untuk fokus memperbaiki masalah yang ada. Mereka telah menghentikan fungsi pengiriman data ke Facebook yang dipersoalkan banyak pihak.

Zoom yang dikecam agar tidak digunakan di sekolah di New York, AS, Eric mengungkapkan pihaknya masih terus melobi dengan mereka dan berusaha menyakinkan.

"Kami masih dalam proses bekerja sama dengan mereka. Kami ingin Zoom menjadi perusahaan yang mengutamakan privasi dan keamanan," pungkas Eric dikutip dari The Verge, Selasa (7/4/2020).



Simak Video "Messenger Rooms Facebook Ancam Eksistensi Zoom"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)