Ini Rasanya Berada di Satu-satunya Benua Bebas Corona

Ini Rasanya Berada di Satu-satunya Benua Bebas Corona

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 27 Mar 2020 16:53 WIB
Bor Antartika
Sebuah stasiun riset di Antartika. (Foto: Salsa)
Antartika -

Seluruh benua telah mengalami kasus virus corona kecuali satu, yakni benua Antartika. Benua super dingin itu dihuni mayoritas oleh ilmuwan dan mereka mengamati bagaimana corona mewabah dari kejauhan.

Stijn Thoolen adalah periset berusia 29 tahun dari European Space Agency yang berada di Concordia Station di Antartika sejak bulan November. Berada di wilayah terpencil itu membuatnya merasa seperti di dunia lain, dengan kegelapan dan dingin udara menaungi.

"Melihat apa yang terjadi di bagian belahan dunia lain hanya membuat saya merasa semakin terpisah. Sungguh di sini adalah dunia lain," tulisnya di email, seperti dikutip detikINET dari ABC News.

Thoolen berada di sana bersama 11 orang lain. Mereka melakukan eksperimen perbandingan biomedis antara Antartika dan antariksa. Ada kru yang berasal dari Italia dan Prancis dan situasi di kampung halaman membuat mereka cukup resah.

Seperti diketahui, Italia adalah salah satu wilayah yang paling terdampak wabah corona. Perancis pun terimbas cukup parah dan juga beberapa negara Eropa lain seperti Spanyol.

Thoolen tetap berhubungan dengan keluarga dan temannya serta membaca berita terkini. Namun dia harus cukup bersabar lantaran koneksi internet di Antartika tidak cepat. Dia berharap ada hikmah dari wabah virus corona.

"Dipaksa keluar dari rutinitas harian yang nyaman mungkin memberi kita kesempatan untuk melihat hal-hal berharga yang biasanya kita pandang biasa. Itu memperlihatkan bagaimana kita begitu rentan," cetusnya.

Ia juga terharu melihat video online di mana warga bernyanyi dan menyemangati para petugas kesehatan. "Virus ini bisa menyadarkan kita betapa besar kita bergantung satu sama lain," pungkasnya.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)