Kamis, 26 Mar 2020 10:20 WIB

'Perang Tweet' Donald Trump soal Virus Corona

Aisyah Kamaliah - detikInet
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi kasus corona di AS akan berakhir pada bulan Juli. Kok bisa? Deretan 'perang tweet' yang dilakukan Donald Trump perkara penyebutan virus corona sebagai 'virus china'.Foto: AP Photo
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuai kecaman setelah menyebut virus corona atau COVID-19 sebagai 'virus China'. Kejadian ini pun berbuntut panjang karena tidak satu kali saja Trump melontarkan kata tersebut. Meski begitu, Trump pun memberikan pembelaan atas penyataannya.

Dikutip dari South China Morning Post (SCMP), berikut ini sejumlah kejadian yang dilakukan Donald Trump terkait virus corona.

17-23 Maret

Presiden ke-45 Amerika Serikat ini menggunakan kata 'Chinese Virus' atau 'Virus China' dalam cuitannya. Menurut SCMP, sudah sekitar delapan kali Trump menggunakan 'virus China'. Trump juga tidak segan membalas pesan orang-orang yang kontra dengan ucapannya.

Tak hanya itu, dalam pertemuan dan jumpa pers, Trump juga berulang kali mengucap hal yang sama.



18 Maret

Pers bertanya kepada Trump mengapa ia menyebut patogen tersebut sebagai 'Virus China'. Trump akhirnya buka suara dan menjabarkan alasannya menyebut COVID-19 dengan nama lain, bukan sesuai yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Itu (virus corona -- red) datangnya dari China. Aku ingin lebih akurat," jawabnya.

Maret 19

Pada konferensi pers, Trump tertangkap membaca catatan di mana seharusnya ia mengucap 'corona' dan menggantinya dengan 'China' untuk memanggil Sars-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19.

Selanjutnya
Halaman
1 2