Selasa, 24 Mar 2020 16:35 WIB

Petinggi Gojek Sisihkan Gaji, Bantu Driver Terimbas Corona

Fino Yurio Kristo - detikInet
Gojek, Kantor Gojek, Ilustrasi Gojek Kantor Gojek. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
FOKUS BERITA Balada Work From Home
Jakarta -

Driver online termasuk yang paling terdampak pandemi virus corona karena penghasilan menurun seiring berkurangnya aktivitas di luar ruangan. Gojek pun berupaya membantu mereka dengan rencana pemberian santunan melalui yayasan yang baru mereka dirikan.

Dana bantuan mitra Gojek ini atau Gojek Partner Support Fun akan dikelola yayasan Anak Bangsa Bisa. Mereka akan bekerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah untuk menentukan cara terbaik dalam penyaluran dana.

"Dari dulu sudah ada programnya, cuman kebetulan dengan adanya COVID-19 ini kita accelerate. First project fokus ke teman-teman driver, service provider, merchant, mereka pahlawan tanpa pamrih. Di saat kita di rumah, mereka berjuang di jalanan biar kita semua bisa mendapatkan support untuk kegiatan kita sehari-hari," kata Co-CEO Gojek, Andre Sulistyo.

Nah sumber dananya untuk tahap awal berasal dari internal Gojek. Co-CEO dan jajaran manajemen Gojek akan mendonasikan 25% dari gaji tahunan mereka selama 12 bulan ke depan ke yayasan tersebut.

Kemudian karyawan Gojek juga bisa berdonasi. Sedangkan anggaran kenaikan gaji tahunan seluruh karyawan Gojek juga dialihkan untuk dana bantuan ini. Ke depan, diharapkan sumbangan juga bisa dilakukan oleh para mitra atau bahkan para pengguna Gojek.

"Fundingnya datang dari kami leadershipnya Gojek, kami udah salary cut sebanyak 25% selama setahun ke depan. Juga sangat terharu kami buka untuk para pegawai gojek untuk kontribusi dan supportnya sangat baik sekali," kata Andre.

"Mereka melihat ini memang layak karena hidupnya Gojek sebagai company bertumpu terhadap kesuksesan mitra kami. Alhamdulillah dari internal fund raising, kita kumpulin sekitar 100 miliar," tambah dia.

"Ke depannya karena entitas terpisah, kita berharap stakeholder Gojek dan mungkin user juga bisa juga berkontribusi. Kita harap bukan hanya di sini aja, kami harap juga user dan pemegang saham kami dan partner di ekosistem Gojek akan turut berpartisipasi, bisa lebih banyak program dan membantu driver," paparnya lagi.

Sebagai antisipasi corona, Gojek juga melakukan berbagai program lain. Misalnya work from home bagi pegawai Gojek, contactless delivery, contactless payment, serta penyediaan masker, hand sanitizer, dan disinfektan bagi driver. Bagi merchant juga disarankan bagaimana packaging dan penyiapan makanan yang aman.



Simak Video "Cegah Mitranya Terinfeksi, Gojek Impor Sendiri 5 Juta Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)
FOKUS BERITA Balada Work From Home