WhatsApp Sediakan Pusat Informasi COVID-19

WhatsApp Sediakan Pusat Informasi COVID-19

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 19 Mar 2020 18:36 WIB
SAN ANSELMO, CALIFORNIA - MAY 14: The WhatsApp messaging app is displayed on an Apple iPhone on May 14, 2019 in San Anselmo, California. Facebook owned messaging app WhatsApp announced a cybersecurity breach that makes users vulnerable to malicious spyware installation iPhone and Android smartphones. WhatsApp is encouraging its 1.5 billion users to update the app as soon as possible.  (Photo Illustration by Justin Sullivan/Getty Images)
WhatsApp Sediakan Pusat Informasi COVID-19. (Foto: Justin Sullivan/Getty Images)
Jakarta -

WhatsApp mengumumkan inisiatif untuk mendukung upaya global dalam melawan pandemi COVID-19, yakni dengan merilis Pusat Informasi COVID-19 WhatsApp. Pusat Informasi ini berkolaborasi dengan organisasi kesehatan dunia WHO, UNICEF, dan UNDP.

Inisiatif ini juga dilakukan dengan menyalurkan donasi USD 1 juta untuk Jaringan Internasional Penguji Fakta (IFCN) asuhan Poynter Institute. Adapun Pusat Informasi COVID-19 bisa diakses melalui tautan https://www.whatsapp.com/coronavirus.

Pusat Informasi COVID-19 ini berisi panduan sederhana bagi para petugas kesehatan, tenaga pengajar, tokoh masyarakat, organisasi nirlaba, jajaran pemerintah, serta pelaku bisnis yang senantiasa mengandalkan WhatsApp untuk berkomunikasi.

Situs ini juga menawarkan tips dan konten umum bagi pengguna di seluruh dunia demi mengurangi penyebaran rumor dan membuka akses terhadap informasi kesehatan yang akurat. Seperti dikatakan Head of WhatsApp, Will Cathcart, pusat informasi yang akurat sangat penting di masa seperti ini.

"Kami mengamati bahwa selama periode ini banyak yang mengandalkan WhatsApp, baik dalam komunikasi antar teman dan orang yang dicintai, antara dokter dan pasiennya, maupun guru dan siswanya. Kami ingin menyediakan pusat informasi sederhana yang dapat membantu menghubungkan orang-orang di saat yang penuh kewaspadaan ini," kata Will seperti dikutip dari keterangan resmi WhatsApp, Kamis (19/3/2020).

"Kami senang karena bisa bekerja sama dengan Poynter Institute untuk membantu menumbuhkan sejumlah organisasi penguji fakta di WhatsApp serta mendukung pekerjaan mulia mereka dalam mematahkan rumor. Kami juga akan terus bekerja sama secara langsung dengan kementerian kesehatan di seluruh dunia agar mereka dapat memberikan informasi terkini secara langsung melalui WhatsApp," sambungnya.

WhatsApp mengklaim rekomendasi informasi COVID-19 ini memberikan panduan cepat kepada grup-grup kecil sehingga mereka dapat memanfaatkan fitur WhatsApp secara maksimal, yang akan disebarluaskan juga oleh UNDP kepada koordinator komunitas-komunitas lokal terkait.

Selain itu, WhatsApp juga bekerja sama dengan WHO dalam menyediakan layanan hotline perpesanan yang bisa langsung digunakan orang-orang di seluruh dunia. Hotline ini akan menyediakan informasi terpercaya dan akan terdaftar dalam Pusat Informasi COVID-19 WhatsApp.

Sejauh ini, WhatsApp telah bekerja sama dengan sejumlah kementerian kesehatan nasional dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk memberikan informasi faktual kepada pengguna melalui pesanan instant di berbagai negara, termasuk Singapura, Israel, Afrika Selatan, Brasil, dan Indonesia. Seiring upaya ini berlanjut, pusat informasi ini akan terus diperbarui sesuai situasi terkini.

Director of IFCN Baybars Orsek turut menambahkan bahwa donasi yang diberikan WhatsApp pada periode penting ini akan membantu pengujian fakta yang diterbitkan oleh aliansi #CoronaVirusFacts untuk menjangkau lebih banyak orang serta membantu mereka membedakan antara fakta dan fiksi di tengah arus informasi yang tak terbendung seperti sekarang.

"IFCN juga berharap dapat menemukan cara untuk memahami penyebaran informasi palsu terkait kesehatan dalam berbagai format di WhatsApp serta menyediakan alat bagi para penguji fakta untuk mendeteksi dan mematahkan misinformasi di dalam aplikasi perpesanan," ujarnya.

Sementara itu Administrator of the United Nations Development Programme (UNDP) Achim Steiner mengungkapkan bahwa menyampaikan informasi terkini tentang COVID-19 kepada komunitas lokal di seluruh dunia adalah bagian penting dari upaya komunitas internasional untuk membendung penyebaran virus.

"Kerja sama dengan perusahaan swasta seperti WhatsApp akan membantu penyampaian informasi penting secara real-time dari WHO dan tenaga kesehatan setempat kepada miliaran pengguna di seluruh dunia," tutupnya.



Simak Video "WhatsApp Kembangkan Fitur Baru: Kirim Foto Jadi Stiker"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)