Rabu, 12 Feb 2020 21:46 WIB

Makin Liar, Kominfo Temukan 86 Hoax Virus Corona

Agus Tri Haryanto - detikInet
hoax virus corona Foto hoax korban virus corona, salah satu dari 86 hoax yang ada (Foto: screenshot)
Jakarta -

Hoax yang berkaitan dengan virus corona terus bertambah. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) saat ini telah mengidentifikasi 86 hoax, disinformasi, dan kabar bohong corona di internet.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu mengatakan, sebanyak 86 hoax yang ditemukan itu terhitung hingga Rabu (12/2/2020). Peningkatan jumlah hoax tersebut merupakan hasil dari identifikasi dan validasi yang dilakukan menggunakan mesin Ais.

"Identifikasi atas beredarnya hoax virus corona ini dilakukan sejak 23 Januari 2020, di mana ditemukan pesan berantai yang disebarkan melalui media sosial dan platform pesan instan. Rata-rata temuan hoax terkait virus corona yang diidentifikasi dan divalidasi oleh Kementerian Kominfo terdapat empat hingga enam hoax setiap harinya," tutur Ferdinandus dalam keterangan tertulisnya.

Hasil temuan hoax, disinformasi dan kabar bohong terkait Covid-19 itu telah tersebar di beberapa daerah, seperti di Jakarta, Depok, Bandung, Yogjakarta, Semarang, Surabaya, Solo, Jember, Jombang, Tulungagung Makassar, Medan, Palembang, Tarakan, Pontianak, Lombok hingga Banda Aceh.

Adapun jenis hoax yang disebarkan misalnya, pasien terinfeksi virus Corona di RS maupun tersebar lewat Bandara dan tempat-tempat umum.

Ferdinandus misalnya mencontohkan hoax yang ditemukan pada tanggal 11 Februari 2020 misalnya, beredar di media sosial Facebook yang menyebutkan ada Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok ditemukan meninggal dunia karena virus corona di pembangunan proyek Apartemen Meikarta, Cikarang Selatan. Hal tersebut, kata Ferdinandus, telah dibantah oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan yang mengatakan bahwa, TKA Tiongkok yang meninggal disebabkan karena faktor kecelakaan kerja, bukan karena virus corona.

Sebelumnya, dalam catatan Kementerian Kominfo pada tanggal 3 Februari 2020, pemerintah menemukan 54 informasi hoax, disinformasi dan kabar bohong tersebar melalui media sosial dan platform pesan instan. Kemudian, jumlah tersebut bertambah menjadi 86 hoax per tanggal 12 Februari 2020.

Pada kesempatan ini, Kominfo juga kembali mengimbau warganet untuk ikut memantau penyebaran informasi seputar virus Corona. Jika mendapatkan informasi yang diduga hoax, disinformasi atau kabar bohong, maka dapat melaporkan ke aduankonten.id, pesan WhatsApp di nomor 0811 922 4545 atau email di aduankonten@mail.kominfo.go.id.



Simak Video "Daftar 54 Hoax Mengenai Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)