Selasa, 14 Jan 2020 18:09 WIB

Menristek: Lulusan Apple Academy Ini Mirip Steve Jobs

Virgina Maulita Putri - detikInet
Menristek Bambang Brodjonegoro. Foto: Virgina Maulita Putri/detikcom Menristek Bambang Brodjonegoro. Foto: Virgina Maulita Putri/detikcom
Jakarta - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro turut menyaksikan acara kelulusan 194 siswa Apple Developer Academy. Dalam pidatonya, ia mengungkapkan harapannya agar akademi ini bisa menciptakan Steve Jobs selanjutnya.

"Mungkin nanti di kurikulum Apple Academy berikutnya, kalian bisa menyertakan 'the Apple dream'. Artinya setelah program ini selesai kalian harus bisa jadi seperti Steve Jobs," kata Bambang dalam pidatonya di BSD City, Tangerang, Selasa (14/1/2020).

Dalam acara kelulusan ini, lima aplikasi terpilih berhak untuk mempresentasikan hasil kerja keras mereka ke hadapan publik. Saat melihat presentasi anak-anak muda ini, Bambang bahkan melihat gaya mereka sudah mirip seperti Steve Jobs.


Ia pun memuji gaya para developer yang tidak hanya bisa memperkenalkan aplikasi mereka, tapi juga andal dalam menjual daya tarik dan fitur-fitur menariknya.

"Mungkin kalian tidak terlalu memperhatikan, tapi cara mereka mempresentasikan aplikasi mirip seperti Steve Jobs waktu ia memperkenalkan produk Apple baru," ucap Bambang.

"Selain menjadi developer aplikasi, mereka juga sudah membuktikan kemampuan mereka sebagai marketer yang sangat andal. Mereka sudah memiliki konsep marketing yang bagus saat mengenalkan produk mereka," imbuhnya.

Apple Developer Academy di Indonesia kali ini sudah memasuki tahun keduanya. Untuk tahun ajaran 2019/2020, akademi pelatihan ini berhasil meluluskan 194 developer Indonesia dari berbagai latar belakang yang telah menempuh pendidikan selama 10 bulan.

Menristek: Lulusan Apple Academy Ini Mirip Steve JobsSuasana acara konferensi pers. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET


Ke depannya, Bambang berharap Apple akan membuka lebih banyak akademi developer di Indonesia untuk menggali potensi talenta digital yang masih tersembunyi di daerah-daerah.

"Yang menarik dari konsep akademi ini adalah mereka terbuka untuk siapa saja, tidak harus yang punya latar belakang di bidang komputer, teknologi informasi atau engineering secara umum, tapi bisa semua bidang," jelas Bambang.



"Mereka itu di Brasil punya 10 jadi untuk Indonesia paling tidak di setiap pulau besar atau wilayah kepulauan itu ada satu. Kan di Jawa sudah ada dua, di Sumatera ada di Batam, nanti mudah-mudahan di Kalimantan, Nusa Tenggara, maupun di Sulawesi, Maluku dan Papua," pungkasnya.


Menristek: Lulusan Apple Academy Ini Mirip Steve Jobs


Simak Video "Pertemukan Investor dan Pelaku Startup, Menristek Formulasikan RnD yang Tepat"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)