Selasa, 14 Jan 2020 13:16 WIB

Apple Academy Indonesia Luluskan 194 Developer

Virgina Maulita Putri - detikInet
Apple Academy Indonesia Luluskan 194 Developer (Virgina Maulita Putri/detikcom) Apple Academy Indonesia Luluskan 194 Developer (Virgina Maulita Putri/detikcom)
Tangerang Selatan - Apple Academy Indonesia kembali digelar untuk tahun ajaran 2019/2020. Untuk tahun keduanya ini, Apple Academy berhasil meluluskan 194 developer yang mendapat pelatihan selama 10 bulan dengan standar global.

Akademi ini sendiri merupakan kerjasama antara Apple dengan Universitas Bina Nusantara (Binus). Dalam acara kelulusan ini, para alumni juga bisa memamerkan kerja keras mereka selama 10 bulan terakhir di depan Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro.

Apple Academy Indonesia Luluskan 194 DeveloperMenristek Bambang Brodjonegoro (Virgina Maulita Putri/detikcom)


"Kepada semua lulusan saya ucapkan selamat dan saya harap kalian bisa berkontribusi di level maksimum tidak hanya di bisnis digital tapi juga menjadi entrepreneur," kata Bambang saat memberikan keynote speech di BSD City, Tangerang Selatan, Selasa (15/1/2020).

Untuk kelompok lulusan kali ini, 104 orang berasal dari umum dan 90 orang dari Binus. Latar belakang dan usianya pun beragam, dengan alumni termuda berusia 18 tahun dan tertua berusia 46 tahun.
"Dan mereka telah menghasilkan 36 aplikasi yg siap dimanfaatkan oleh masyarakat," kata Presiden Pendidikan Tinggi Binus, Stephen Wahyudi Santoso di kesempatan yang sama.

Aplikasi yang dilahirkan pun memiliki tema yang beragam. Ada yang bertujuan untuk membantu tuna netra berbelanja, ada yang untuk membantu belajar Al-Qur'an dengan benar, dan ada juga yang membantu memonitor dan menghemat penggunaan listrik.

Apple Academy Indonesia Luluskan 194 DeveloperAplikasi untuk tuna netra (Virgina Maulita Putri/detikcom)


Stephen pun berharap alumni Apple Academy kali ini tidak hanya bisa memanfaatkan ilmu yang mereka dapatkan untuk tujuan profesional, tapi juga bisa membantu mengembangkan masyarakat Indonesia.

"Kami percaya lulusan dapat berkontribusi membina dan memberdayakan masyarakat. Tidak hanya menjadi pekerja profesional tapi juga memberdayakan masyarakat dengan membuat lapangan pekerjaan," pungkasnya.



Simak Video "Pertemukan Investor dan Pelaku Startup, Menristek Formulasikan RnD yang Tepat"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)