Lewat Grup WhatsApp, Reynhard Sinaga Blak-blakan Soal Seks

Lewat Grup WhatsApp, Reynhard Sinaga Blak-blakan Soal Seks

tim - detikInet
Selasa, 07 Jan 2020 16:06 WIB
Reynhard Sinaga di apartemennya di Manchester, Inggris. Foto: dok. Greater Manchester Police
Manchester - Dalam melakukan kejahatan seksualnya, Reynhard Sinaga ternyata menyempatkan diri untuk saling bertukar pesan di grup WhatsApp dengan teman-temannya.

Hal ini terungkap dalam sidang pengadilan di Manchester, Inggris yang diberitakan sejumlah media di sana, seperti dilihat detikINET, Selasa (7/1/2020). Ternyata, teman-teman gay yang tergabung di grup WhatsApp tersebut tak mengetahui bahwa apa yang diperbuat Reynhard merupakan bentuk kejahatan, yakni perkosaan. Mereka mengira kalau Reynhard adalah semacam Lothario, sebutan untuk pria yang jago merayu.

Dalam satu obrolan WhatsApp, Reynhard mengutarakan bahwa ia akan hidup sendirian. Namun di sisi lain, temannya tersebut seakan memberi semangat kepadanya kalau suatu saat nanti ia akan bertemu dengan seseorang.



"Kamu bisa mendapatkan banyak pria straight (heterokseksual)," ucapnya.

Pada saat itu, Reynhard hanya tertawa sambil mengambil foto korban yang ia temukan sebelum dibius olehnya.

"Hahahah. Maksudnya, seperti ini?" jawab pria 36 tahun tersebut.

"Selalu ada yang baru," respon dari teman Reynhard.

Korban yang saat itu diketahui berusia 21 tahun berhasil dibujuk oleh Reynhard untuk berkunjung ke apartemen di Manchester, Inggris.



"Dia konyol, seperti khas para pemuda," kata dia. "Dia memiliki aksen selatan maskulin yang indah," tambahnya.

Lewat grup aplikasi pesan milik Facebook itu juga, Reynhard mengisahkan tentang pengalaman dirinya melewati tahun baru 2015 lalu.

"Saya tidak mendapatkan ciuman Tahun Baru, tetapi saya telah mendapatkan hubungan seks pada 2015," imbuhnya.

Dalam obrolan di grup WhatsApp ini pula, Reynhard mengungkapkan Manchester merupakan sebuah kota yang magis.

"Kota romansa gay," sebut pria berkacamata ini.

Mengetahui Reynhard sering bergonta-ganti pasangan dengan mudah, teman-teman di grup WhatsApp tergerak untuk meminta rahasianya. Bahkan, Reynhard berani menyebutkan minuman racikannya yang ternyata diam-diam memakai obat GHB yang membuat korban tidak sadar.



"Satu tetes seharusnya sudah cukup," ungkap Reynhard.

Diberitakan sebelumnya, Reynhard disebut memperkosa setidaknya 195 pria dan terbukti di pengadilan terhadap 48 di antaranya. Modusnya, Reynhard mendekati pria-pria pada dini hari di luar klub malam di Manchester. Dia mengawali obrolan dan menawarkan mereka tempat tidur atau menjanjikan tambahan minuman beralkohol.

Begitu dia membawa pria-pria itu ke flatnya, Reynhard menyiapkan minuman dicampur dengan obat--kemungkinan menurut polisi GHB--lalu memfilmkan dirinya sendiri saat tengah memperkosa pria-pria itu. Para korban dalam kondisi tak sadar kalau mereka telah diperkosa.

Semua aksi bejat itu didokumentasikan oleh Reynhard. Pihak kepolisian yang menggeledah apartemen Reynhard dan menemukan bukti 3,29 terabyte konten grafis atau setara dengan 250 DVD atau 300.000 foto.

Simak Video "Kasus Pemerkosaan Berantai Reynhard Sinaga Bakal Difilmkan"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)