Kamis, 02 Jan 2020 08:51 WIB

Tik Tok Dianggap Berbahaya Bagi Militer AS

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: shutterstock
Jakarta - Angkatan Darat AS menyerukan pelarangan terhadap anggota tetaranya untuk memakai aplikasi Tik Tok. Seruan ini menyusul pencekalan yang telah diputuskan Pemerintah AS karena menilai layanan video singkat itu dapat membahayakan keamanan nasional.

Langkah yang diambil Pemerintah AS terhadap Tik Tok ini khawatir kalau anak perusahaan ByteDance yang berbasis di Beijing, China, dapat membahayakan keamanan nasional atau sebagai memata-matai warga negeri Paman Sam tersebut.


"(Tik Tok) ini dianggap sebagai ancaman dunia maya," ujar Juru Bicara Angkatan Darat Letnan Kolonel Robin Ochoa sebagaimana dilansir dari The Verge, Kamis (2/1/2020).

Pelarangan tersebut diterapkan, sebab sebelumnya ada laporan yang mengatakan perekrutan anggota tentara dengan memanfaatkan aplikasi Tik Tok.

Sebelumnya juga tanda bahaya telah dikumandangkan oleh Angkatan Laut dan Departemen Pertahanan AS pada awal bulan Desember terkait bahaya penggunaan Tik Tok. Angkatan Laut menegaskan kepada para anggotanya agar segera menghapus aplikasi tersebut di ponsel mereka.


"Departemen Pertahanan punmenginstrusikan kepada para pegawainya untuk mewaspadai aplikasi yang telahdiunduh, (yang berpotensi) memantau ponsel terhadap teks-teks yang tidak biasa dan tidak minta, serta hal lainnya. Dan,menghapusnya Tik Tok segera guna menghindari paparan informasi pribadi," tulis Departemen Pertahanan.


Simak Video "Lucu! Ketika Sapardi Djoko Damono Bermain Tik Tok "
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)