Facebook Tak Lagi Jadi Tempat Kerja Idaman

Facebook Tak Lagi Jadi Tempat Kerja Idaman

Muhammad Imam Birawa - detikInet
Kamis, 12 Des 2019 14:34 WIB
Kantor Facebook di Menlo Park, California, AS. Foto: Michael Short/Bloomberg
Jakarta - Facebook tak lagi menjadi tempat kerja terbaik. Setidaknya demikian menurut riset firma penyedia informasi database berbagai perusahaan Glassdoor.

Glassdoor mencatat, Facebook mengalami penurunan peringkat tempat kerja terbaik selama dua tahun berturut-turut. Poin penilaian terhadap Facebook pun ikut menurun menjadi 4,4 dari sebelumnya 4,5. Adapun angka penilaian ini berada pada skala 1 sampai 5.



Sang raksasa jejaring sosial tersebut mengalami penurunan tajam setelah sempat mencapai posisi teratas di tahun 2018, turun ke posisi tujuh di 2019 dan kini terjun bebas ke urutan 23 dalam daftar Best Place To Work 2020.

Kasus kebocoran data 87 juta pengguna Facebook terkait Cambridge Analytica di tahun ini, menjadi hantaman terberat Facebook yang ikut menurunkan popularitasnya.

Sejak kasus tersebut, sorotan tajam ditujukan pada Facebook terkait keamanan data dan privasi pengguna. Regulator pun memperketat kebijakan untuk perusahaan internet dan media sosial dalam hal ini.

Dikutip dari CNBC, Glassdoor melakukan penilaian berdasarkan delapan faktor. Penilaian tersebut antara lain termasuk keseimbangan kehidupan bekerja, manajemen, kompensasi, serta tunjangan.

Untuk bisa masuk dalam peringkat Glassdoor, sebuah perusahaan setidaknya memiliki 1.000 karyawan dan masuk dalam 75 peringkat di delapan kategori yang sudah ditentukan selama periode penilaian.

Survei Glassdoor ini juga mencatat, sejumlah karyawan Facebook yang dirahasiakan identitasnya menyebut bahwa Facebook kini bekerja sangat lambat, terutama ketika dihadapkan pada keputusan terkait masalah privasi.

Hal ini tidak mengejutkan, karena Facebook dituntut lebih berhati-hati, mengingat perusahaannya mengalami banyak skandal yang melibatkan masalah privasi dalam dua tahun terakhir.

Karyawan juga mengeluhkan adanya beberapa proyek yang terindikasi sangat politis dan tidak adanya keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.

"Ada banyak kritik eksternal yang datang ke Facebook. Ada harapan tinggi bagi karyawan agar menjadi produktif sehingga berdampak pada jam kerja yang panjang, dan itu alasan kami melihat penurunan peringkat Facebook," kata pakar Glassdoor Community, Sarah Stoddard.

Catatan lainnya dari riset ini, meski mengalami penurunan sangat jauh, penilaian Facebook tetap berada di atas rata-rata peringkat Glassdoor, yaitu di atas 3,5. Masih banyak juga karyawan yang memuji kultur bekerja di Facebook.



Stoddard mengatakan, kebanyakan karyawan mengatakan bahwa misi perusahaan adalah salah satu hal yang mendorong kultur bekerja di Facebook.

Facebook bukan satu-satunya perusahaan teknologi ternama yang mengalami penurunan peringkat. Google, Apple dan Amazon pun mengalami hal serupa. Daftar lengkap Best Place To Work 2020 bisa dilihat pada situs Glassdoor.

Facebook Tak Lagi Jadi Tempat Kerja Idaman


Simak Video "Mark Zuckerberg Selancar Pakai Sunscreen Tebal, Netizen: Mirip Joker!"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)