WhatsApp Hapus Ribuan Pengguna di Kashmir, Kenapa?

WhatsApp Hapus Ribuan Pengguna di Kashmir, Kenapa?

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 08 Des 2019 09:03 WIB
Foto: Reuters
Jakarta - Para pengguna WhatsApp di Kashmir tak bisa lagi menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut, kabarnya jumlahnya mencapai puluhan ribu. Mereka ditendang dari WhatsApp karena lama tidak aktif.

Adapun hal ini, merupakan salah satu efek pemadaman internet selama empat bulan yang diberlakukan pemerintah India setelah wilayah tersebut dilucuti dari otonominya pada Agustus lalu.

Warga Kashmir yang menggunakan akun WhatsApp pun mulai menghilang secara massal dari group. Juru bicara Facebook mengatakan, penghapusan dilakukan sebagai bagian dari kebijakan WhatsApp tentang akun yang tidak aktif.



"Untuk menjaga keamanan dan membatasi penyimpanan data, akun WhatsApp pada umumnya akan berakhir setelah 120 hari tidak aktif. Ketika itu terjadi, akun-akun itu secara otomatis keluar dari grup WhatsApp mereka," kata juru bicara Facebook.

Dijelaskan juru bicara tersebut, para pengguna perlu ditambahkan ulang ke grup setelah mendapatkan kembali akses ke internet dan bergabung kembali dengan WhatsApp. Namun Facebook tidak mengungkap berapa banyak warga Kashmir yang terdampak.

Untuk diketahui, WhatsApp punya 400 juta pengguna di India. Jumlah yang masif ini tentu saja membuat India menjadi pasar terbesar WhatsApp.


Sementara itu, Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar mengatakan pemadaman internet terpaksa dilakukan untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan.

"Media sosial dan internet telah disalahgunakan untuk meradikalisasi orang," ujarnya. Namun tidak diketahui hingga kapan pemadaman internet di Kashmir berlangsung.

WhatsApp Hapus Ribuan Pengguna di Kashmir, Kenapa?


Simak Video "Cara Lakukan Video Call WhatsApp hingga 8 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fyk)