Sabtu, 30 Nov 2019 18:24 WIB

Twitter Tunda Hapus Akun 'Hantu'

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: DW (News) Foto: DW (News)
Jakarta - Twitter menyatakan akan menunda penghapusan akun hantu alias tidak aktif. Sebelumnya, media sosial berlogo burung biru ini bikin heboh terkait upaya bersih-bersih akun di platformnya tersebut.

Akan tetapi, kebijakan tersebut masih berlaku untuk wilayah Eropa sebagai bentuk kepatuhan perusahaan terhadap aturan General Data Protection Regulation (GDPR) oleh Uni Eropa. Artinya, penghapusan akun Twitter masih terbatas wilayahnya.

"Ini hanya berdampak pada akun di Uni Eropa untuk saat ini. Kami selalu memiliki kebijakan akun yang tidak aktif tetapi kami belum menegakkannya secara konsisten. Kami mulai dengan Uni Eropa sebagian karena peraturan privasi lokal (GDPR)," kata Twitter dalam cuitannya.



Sejak mengumumkan akan menghapus akun-akun yang tidak aktif, banyak netizen yang bereaksi. Mereka terutama memprotes Twitter agar tidak menghapus akun yang mana pemiliknya sudah meninggal dunia.

Keluhan semacam ini sedang dicari jalan keluarnya oleh Twitter agar memberikan solusi dan kebijakan yang sesuai.

"Kami mendengarkan saran Anda mengenai dampak terhadap penghapusan akun terhadap akun yang telah meninggal. Kami melewatkan bagian ini," ujar Twitter.



"Kami tidak akan menghapus akun yang tidak aktif sampai kami membuat cara baru bagi orang untuk mengenang akun (yang sudah meninggal-red) tersebut," sambungnya.

Menyadari bahwa pengumumannya telah bikin gaduh belakangan ini, Twitter pun menyampaikan permohonan maafnya.

"Kami mohon maaf atas kebingungan dan keprihatinan yang kami sebabkan. Kalian masih bisa memposting di Twitter," pungkasnya.

Simak Video "Cinta Laura Ajak Fans Lebih Dekat dengan Kesehariannya"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/rns)