Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Fans Misterius Cabut Monitor VAR, Padahal Lagi Mau Penalti

Fans Misterius Cabut Monitor VAR, Padahal Lagi Mau Penalti


Aisyah Kamaliah - detikInet

Wasit pertandingan Felix Bickel berdiri di depan layar VAR yang kosong setelah alat itu dicabut.
Wasit pertandingan Felix Bickel berdiri di depan layar VAR yang kosong setelah alat itu dicabut. Foto: Bernd Thissen/picture-alliance/dpa/AP
Jakarta -

Seorang penonton sepak bola mencabut monitor VAR di salah satu pertandingan Bundesliga 2. Padahal, keputusan genting penalti sedang dilakukan.

Klub Bundesliga 2 Preussen Munster menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sistem video assistant referee (VAR) seharusnya digunakan selama babak pertama pertandingan mereka melawan Hertha Berlin setelah terjadi pelanggaran.

"Wasit tidak dapat meninjau insiden tersebut menggunakan monitor VAR di stadion karena seorang penonton bertopeng dari bagian pendukung aktif secara ilegal memasuki lapangan dan mencabut peralatan teknis," ujar sang klub, dikutip detikINET dari Sky News, Jumat (13/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Keputusan penalti akhirnya dibuat oleh wasit video Katrin Rafalski di ruang VAR di Cologne," imbuh klub tersebut.

Mereka menambahkan bahwa mereka menyesali insiden tersebut dan akan melakukan segala upaya untuk mengidentifikasi dan membawa pelaku ke pengadilan.

Sementara itu, Preussen Munster mengatakan langkah-langkah segera telah diambil untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.

"(Temuan awal) menunjukkan bahwa ini adalah tindakan yang direncanakan - sebuah spanduk yang menyatakan hal itu ditampilkan di bagian pendukung tuan rumah tak lama setelah kerusakan teknis," jelasnya.

Faktanya, ada foto-foto dari pertandingan tersebut yang menunjukkan para penggemar tuan rumah membawa spanduk bertuliskan 'cabut VAR'.

Pada akhirnya, Hertha Berlin mencetak gol dari titik penalti. Mereka pun akhirnya menang 1-2 dengan gol di waktu tambahan.

VAR diperkenalkan di Premier League pada tahun 2019 dan awalnya disambut baik oleh para pemain dan penggemar karena kekhawatiran tentang kinerja wasit di liga.

Sejak saat itu, VAR telah menjadi sumber kontroversi utama, dengan kepala petugas sepak bola liga mengakui pada tahun 2024 bahwa keputusan terlalu lambat dan merusak kenikmatan bagi para pendukung.

Menurut situs web Premier League, VAR hanya digunakan untuk kesalahan yang jelas dan nyata atau 'insiden serius yang terlewatkan'. Itu berarti insiden yang terkait dengan gol, keputusan penalti, pemberian kartu merah langsung, serta kesalahan identifikasi.




(ask/fay)







Hide Ads