Kamis, 24 Okt 2019 18:55 WIB

Robot Rinna Microsoft Kolaborasi dengan Desainer Ria Miranda, Bikin Apa?

Aisyah Kamaliah - detikInet
Foto: Aisyah Kamaliah/detikINET Foto: Aisyah Kamaliah/detikINET
Jakarta - Apa jadinya saat kreativitas manusia dan kecanggihan teknologi artificial intellegence (AI) berpadu? Jadinya adalah kreasi empat scarf cantik kolaborasi Ria Miranda x Rinna Microsoft.

Belakangan, banyak terdengar di mana-mana tentang AI, tapi masih sedikit paham betul apa itu AI. Dijelaskan Linda Dwiyanti, Director of Marketing and Operations Microsoft Indonesia, AI adalah teknologi yang berusaha meniru kecerdasan manusia.

"Macam-macam, ada kognitif untuk mengenal visual benda dan objek, ada yang AI linguistik, memahami kata bisa translate language dan sampai AI yang dikembangkan bisa membuat konten misalnya seni atau art juga musik, nantinya koreografi atau tarian," sambungnya di acara 10 Langkah Ria Miranda, Senayan City, Kamis (24/10/2019).



Rinna sendiri adalah chat bot AI yang dikembangkan Microsoft dengan personafikasi. Sosok Rinna digambarkan sebagai anak remaja perempuan Indonesia yang gaul dan pintar.

"Namanya AI, dia juga belajar. Awalnya (Rinna ada) di LINE sebagai aplikasi chat bot. Dengan berkembangnya Rinna, kini dia sudah bisa AI creation dan bekerja sama dengan pola-pola Ria. Akhirnya dikolaborasikan, menghasilkan pola-pola design scarf untuk koleksi Ria Miranda," sambungnya.

Robot Rinna Microsoft Kolaborasi dengan Desainer Ria Miranda, Bikin Apa?Scarf kolaborasi Rinna Microsoft x Ria Miranda. Foto: Aisyah Kamaliah/detikINET



Disebutkannya, Rinna sudah belajar dari 236 seniman yang sudah terkenal dan mempelajari pola dengan neural network dan memahami emosi sehingga bisa berkreasi membuat beberapa pola-pola desain.

Dalam kolaborasi bersama Ria Miranda dan tim, mereka diminta memberikan kata kunci yang ingin menggambarkan pola mereka misalnya youth, freedom, atau vintage.

"Kemudian oleh Rinna dipakai dan kemudian diolah, dalam hitungan jam dan hari muncul desain-desain dan kolaborasi menghasilkan empat scarf," urainya.

Ria, dalam kesempatan yang sama, menuturkan bahwa proses kolaborasi dengan Rinna Microsoft berlangsung cukup cepat.

"Kita diskusi tema apa yang akan diangkat. Aku tertariknya karena bisa merealisasikan keyword ke Microsoft Rinna. Dengan satu keyword aja sudah bisa membuat pattern yang kita mau dengan satu kata saja. Memang beda tangan dengan digital tapi ini suatu hal yang baru," ujarnya.



Dalam kerja sama ini, Ria Miranda dan tim akan mendapatkan beberapa pola dan corak rekomendasi sesuai kata kunci yang diberikan untuk menciptakan scarf. Kemudian, Ria akan kembali menentukan pola mana yang akan digunakan dan tambahan sentuhan di sana sini untuk menghasilkan kreasi yang cantik.

Simak Video "#UninstallTokopedia Puncaki Trending Twitter, Ada Apa?"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)