Senin, 07 Okt 2019 21:20 WIB

Seputar Big Data, Arti Hingga Dampaknya pada Bisnis

Lusiana Mustinda - detikInet
Big Data. Foto: internet Big Data. Foto: internet
Jakarta - Pernah dengar soal big data? Big data ternyata telah digunakan dalam banyak bisnis. Supaya lebih jelas, yuk simak tentang big data.

Big data adalah istilah yang menggambarkan volume data yang besar, baik data yang terstruktur maupun data yang tidak terstruktur. Big data mempengaruhi organisasi di hampir semua industri.


Salah satu penjelasan yang paling mudah dimengerti tentang big data adalah pengumpulan dan penggunaan informasi dari berbagai sumber untuk membuat keputusan yang lebih baik. Big data dapat dikatakan sebagai sebuah konsep kemampuan kita untuk mengumpulkan, menganalisa dan mengerti jumlah data yang cukup besar dan datang setiap harinya.

Big data Indonesia banyak digunakan dalam perbankan, pendidikan, pemerintah layanan kesehatan hingga retail. Dirangkum dalam detikINET, ini seputar big data yang bisa kamu pahami:

1. Sejarah Big Data

Istilah Big Data masih terbilang baru dan sering disebut sebagai tindakan pengumpulan dan penyimpanan informasi yang besar untuk analisis. Fenomena ini dimulai pada tahun 2000-an, ketika seorang analis industri Doung Laney menyampaikan konsep Big Data yang terdiri dari tiga bagian penting yakni:

- Volume: Organisasi mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk transaksi bisnis media sosial dan informasi dari sensor atau mesin. Teknologi baru seperti Hadooop bisa lebih meminimalisir masalah dalam pengumpulan data.

- Kecepatan: Aliran data harus ditangani secara cepat melalui hardware maupun software.

- Kompleksitas: Data berasal dari berbagai sumber sehingga cukup sulit untuk menghubungkan, mencocokkan, membersihkan dan mengubah data di seluruh sistem. Akan tetapi big data sangat dibutuhkan untuk memiliki korelasi antara data hierarki dan beberapa keterkaitan data lainnya.

2. Kriteria Big Data Indonesia

Ada tiga kriteria data yang masuk dalam Big Data Indonesia yaitu:

- Dari segi jumlah atau volumenya tentu sangat besar. Untuk total ukuran data yang masuk biasanya dalam ukuran terabytes.

- Velocity atau pertumbuhan data dalam Big Data Indonesia sangat cepat dan akan bertambah dalam waktu yang singkat.

- Dari segi format data yang masuk juga sangat beraneka ragam. Mulai dari tabel, text hingga excel.

3. Big Data untuk Bisnis

Big data dapat digunakan untuk berbagai aktifitas bisnis mulai dari customer experience relationship management (CRM), membantu operasional bisnis lebih efisien, meningkatkan experience mobile pengguna serta mendorong inovasi.

Dengan Big Data, perusahaan bisa melakukan retail research untuk mempelajari pola belanja customer.

4. Pertanyaan Tentang Big Data

Pertanyaan tentang Big Data yang sering ditanyakan adalah mengapa Big Data itu penting? Bukan dari seberapa banyak data yang dimiliki akan tetapi dari data tersebut dianalisis untuk menemukan jawaban yang memungkinkan seperti pengurangan biaya, pengurangan waktu, pengembangan produk hingga pengambilan keputusan yang cerdas.

Kamu dapat mengoptimalkan hal-hal ini terkait bisnis:

- Menentukan akar penyebab kegagalan, masalah, dan kegagalan hampir secara real time.

- Menghasilkan kupon di titik penjualan berdasarkan kebiasaan membeli pelanggan.

- Menghitung ulang seluruh portofolio risiko dalam hitungan menit.

- Mendeteksi perilaku curang sebelum hal ini mempengaruhi organisasi kamu.

5. Tantangan Big Data

Meskipun big data memberi banyak kemudahan, bukan berarti tidak ada tantangan dalam menggunakannya. Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah perusahaan atau organisasi hanya menggunakan data tanpa melibatkan manusia. Padahal untuk bisa menggunakan data tersebut dengan baik dan benar, perlu campur tangan manusia untuk mempelajarinya lebih dalam lagi.





Simak Video "Jelang Pelantikan Presiden, Aneka Tagar Ramaikan Twitter"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/erd)